Peluang Bisnis Agropeneur di Tengah Pandemi Covid-19

    Intan Yunelia - 21 Mei 2020 20:43 WIB
    Peluang Bisnis Agropeneur di Tengah Pandemi Covid-19
    Kedai Gebrak menjadi contoh wirausahawan milenial sukses (Foto:Dok.Kementan)
    Jakarta: Pandemi covid-19 berimbas terhadap berbagai sektor, terutama ekonomi. Pelaku bisnis harus memutar otak untuk bisa bertahan di tengah pandemi ini.

    Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan di tengah situasi seperti ini peluang milenial menjadi agropreneur (wirausaha di bidang pertanian) terbuka lebar. Dengan memanfaatkan situasi, para milenial mempunyai peluang meraih kehidupan yang lebih baik.

    "Apalagi dengan memanfaatkan teknologi yang tersedia," kata Mentan Syahrul Yasin Limpo dalam keterangan tertulis, Kamis, 21 Mei 2020.

    Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyams menambahkan, pertumbuhan wirausahawan muda pertanian terbuka lebar. Salah satunya melalui pendidikan vokasi sebagai upaya menumbuhkembangkan minat generasi milenial terjun ke bidang pertanian.

    "Pertanian merupakan garda terdepan. Sudah saatnya generasi milienial melanjutkan tongkat estafet pembangunan pertanian," ujar Dedi.

    Contoh wirausahawan milenial sukses dapat dilihat pada Kedai Gebrak. Kedai yang berlokasi di Bogor, Jawa Barat, ini menyajikan berbagai olahan hasil pertanian. 

    "Omzet naik drastis dengan kiat khusus kami," kata pemilik Kedai Gebrak, Zawad Mushappudin.

    Kedai Gerbak menerima pesanan secara online dan menyasar mahasiswa IPB dan perguruan tinggi lain di Bogor yang belajar dari rumah. Tersedia layanan take away dan jasa kirim untuk sekitar area Dramaga Bogor. 

    Dalam metode pemasaran, Kedai Gebrak memanfaatkan aplikasi ojek online dan media sosial.

    "Kami juga mengeluarkan produk baru untuk membantu menjaga daya tahan tubuh, yaitu kopi rempah. Selain itu, Kedai Gebrak menawarkan hampers untuk mengobati kerinduan berkumpul bersama teman dan kerabat di kedai kopi," ujar Zawad.

    Kedai Gebrak menjual berbagai olahan pertanian, yaitu susu jagung, es krim sayur, dan kopi kekinian. 

    Zawad bersama kelima sahabatnya telah memulai usaha di bidang kuliner ini sejak menempuh pendidikan di Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor. Lulus pada Agustus 2019, mereka memilih untuk melanjutkan bisnis kuliner dan mengikuti program Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian.



    (ROS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id