Pertamina EP Cepu Setor Pajak Rp8,08 Triliun

    Suci Sedya Utami - 25 April 2019 18:09 WIB
    Pertamina EP Cepu Setor Pajak Rp8,08 Triliun
    Ilustrasi. (FOTO: dok MI)
    Jakarta: PT Pertamina EP Cepu yang merupakan operator proyek strategis nasional Lapangan Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (JTB) dinobatkan sebagai kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) penyumbang pajak migas terbesar di 2018.

    Penghargaan tersebut diberikan pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan pada PEP Cepu karena menyetorkan pajak sebesar Rp8,08 triliun untuk kegiatan operasional dan bisnis sepanjang tahun lalu.

    Bertempat di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Minyak dan Gas Bumi, penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama PT Pertamina EP Cepu Jamsaton Nababan dari Kepala Kantor Wilayah Jakarta Khusus, Ikhsan Pria Wibawa, dan didampingi oleh Kepala KPP Migas, Imanul Hakim.

    Pada kesempatan yang sama, sebanyak 10 KKKS minyak dan gas bumi mendapatkan penghargaan dari pemerintah sebagai penyetor pajak migas terbesar 2018.

    Adapun penghargaan tersebut diberikan sebagai salah satu bagian dari Cooperative Compliance Program yang diharapkan bisa meningkatkan pola interaksi dan komunikasi yang harmonis antara Wajib Pajak dengan Direktorat Jenderal Pajak.

    Jamsaton mengatakan harapannya agar sebagai sektor strategis nasional, kontribusi PEP Cepu dan jajaran KKKS dapat bermanfaat bagi pembangunan negara.

    "Mohon dukungan para pihak karena di 2019, Pertamina EP Cepu telah menyiapkan target kinerja untuk mendukung kemandirian energi dan menyambut diversifikasi energi strategis, termasuk melalui proyek gas Jambaran-Tiung Biru yang ditargetkan beroperasi 2021,” ujar Jamsaton dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 25 April 2019.

    Jamsaton menambahkan sebagai entitas bisnis PEP Cepu senantiasa menjalankan komitmen sebagai wajib pajak yang patuh menunaikan kewajibannya membayar pajak tepat waktu serta berkoordinasi dengan KPP Migas.

    Sementara itu Ikhsan mengungkapkan apresiasinya kepada PEP Cepu dan jajaran KKKS sebagai  Wajib Pajak yang telah memberikan kontribusi yang sangat baik di 2018 serta mengharapkan untuk 2019 ini produksi migas yang diperoleh jauh lebih baik dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id