Pertamina EP Percepat Pengeboran Enam Sumur

    Suci Sedya Utami - 06 Januari 2020 21:02 WIB
    Pertamina EP Percepat Pengeboran Enam Sumur
    Pertamina. Foto : MI/SAFIR MAKKI.
    Jakarta: PT Pertamina EP menargetkan produksi minyak dan gas bumi di tahun ini masing-masing sebesar 85 ribu barel per hari (BPH) dan 932 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).

    Optimisme tersebut tidak terlepas dari capaian dalam dua tahun terakhir, produksi minyak anak PT Pertamina (Persero) terus mengalami peningkatan. Pada 2019 tercatat 82.361 BPH dan 2018 sebesar 79.445 BPH. Sementara produksi gas sesuai rencana kerja perusahaan dari 1.017 MMSCFD pada 2018 menjadi 959,24 MMSCFD.

    Presiden Direktur Pertamina EP Nanang Abdul Manaf mengatakan untuk mendukung pencapaian target tersebut, pihaknya berupaya menjalankan strategi dengan melakukan pengeboran sumur-sumur yang masuk dalam rencana kerja 2020. Dia bilang pengeboran sumur-sumur tersebut lebih cepat karena telah dilakukan sejak akhir 2019.

    Beberapa kegiatan pengeboran telah dilakukan di beberapa lapangan  Pertamina EP menjelang akhir tahun lalu, yaitu di Lapangan Rantau, Lapangan Sangasanga, Lapangan Bunyu dan Lapangan Subang.

    “Kami juga ada kegiatan tajak sumur waterflood project di Desa Jirak dan tajak sumur eksplorasi Kusuma Arum (KUM)-001, keduanya di Sumatra Selatan,” ujar Nanang dalam keterangan resmi, Senin, 6 Januari 2020.

    Di Lapangan Rantau, pengeboran dilakukan di sumur KSB A-11 yang berada di struktur Kualasimpang Barat, Kabupaten Aceh Tamiang. Sebelumnya, di struktur yang sama lokasi sumur KSB-59 (KSB A-10) menyumbang 44 BPH pada total produksi Lapangan Rantau pada 2019. Sumur KSB A-11 merupakan salah satu program percepatan peningkatan produksi Lapangan Rantau.

    “Sumur tersebut sebenarnya masuk ke rencana kerja 2020 yang dipercepat pengerjaannya pada akhir 2019 dari total 11 sumur pengeboran di Lapangan Rantau tahun ini. Dengan kedalaman kurang lebih 1.317 meter diharapkan sumur KSB A-11 dapat berkontribusi sebesar 200 BPH untuk produksi Rantau Field,” kata Direktur Operasi dan Produksi Pertamina EP Chalid Said Salim.

    Masih dalam wilayah Asset 1, Lapangan Jambi menorehkan prestasi peningkatan produksi dengan keberhasilan pemboran sumur minyak SGC-27 di Desa Talang Belido, Kecamatan Sungai Gelam, Kota Jambi dengan hasil 280 BOPD sejak 16 Desember 2019.

    Menyusul produksi SGC-27, Lapangan Jambi pun berhasil melakukan reparasi sumur SGC-23 dengan produksi minyak sebesar 208 BPH sejak 28 Desember 2019. Dengan adanya penambahan produksi dari kedua sumur tersebut, produksi Pertamina EP Lapangan Jambi mengalami peningkatan dari 2.792 BPH di Januari 2019 menjadi 3.105 BPH pada akhir 2019.

    Di Lapangan Sangasanga Field Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Pertamina EP mengebor sumur Louise-1119 (LSE-1119) di lokasi LSE-P1704. Sumur tersebut dibor oleh Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) menggunakan rig OW 700 M. Sumur LSE-1119 dibor hingga kedalaman akhir 1.500 meter.

    “Sumur ini mulai dibor pada Senin 30 Desember lalu dan ditargetkan selesai dalam waktu 23 hari dan diprediksi menambah produksi minyak 144 BPH,” ujar Nanang.

    Kegiatan tajak sumur juga berlangsung di sumur pengeboran B-1830B di Lapangan Bunyu di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, pada Selasa, 13 Desember lalu. Sumur B-1803B dibor oleh Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) dengan menggunakan rig PDSI, N110 M (1500 HP). Target kedalaman pengeboran sedalam 3.300 meter dan waktu penyelesaian selama 60 hari. Hidrokarbon dari sumur ini diprediksi memberikan sumbangsih bagi Pertamina EP sebesar 350 BPH berupa minyak dan gas sebesar 1,50 MMSCFD.
     
    Pengeboran sumur juga dilaksanakan di Lapangan Subang. Sebagai bentuk komitmen peningkatan produksi Pertamina EP Asset 3 melakukan tajak sumur JST-A2 yang berada di Desa Kalentambo, Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang, Jawa Barat di pekan terakhir Desember 2019.

    Tajak diresmikan oleh Direktur Finance & Business Support Pertamina EP Adi Prasetyana. Melalui tajak yang menggunakan rig PDSI #31.3/D1550E diharapkan menambah produksi minyak Pertamina EP Asset 3 sebesar 300 BPH dan gas sebesar 2,4 MMSCFD.

    Di Asset 4, Pertamina EP melalui Lapangan Sukowati melakukan tajak sumur i-003 PAD B. Sumur tersebut merupakan sumur injeksi dan menjadi program prioritas Asset 4 Lapangan Sukowati 2019. Sumur injeksi ini bertujuan untuk menginjeksikan air dengan proses maintenance dibawah tanah sehingga dapat meningkatkan produksi.

    Di kawasan Sumatera Selatan, Pertamina EP melakukan tajak sumur JRK-P3 di Desa Jirak, Kabupaten Musi Banyuasin. Menurut Direktur Pengembangan Pertamina EP John Hisar Simamora, sumur JKR-P3 awalnya direncanakan pengeborannya pada 2020 namun dipercepat 2019 dengan harapan dapat hidrokarbon lebih cepat.

    "Ini sesuai instruksi Bapak Presiden yang ditugaskan ke Pertamina, bahwa Pertamina harus menyediakan ketahanan industri migas nasional, selain kita mengurangi impor, dengan memperbanyak produksi untuk mengurangi impor tersebut," ujar dia.

    Kegiatan pengeboran sumur eksplorasi juga dilakukan Pertamina EP di sumur Kusuma Arum (KUM)-001. Berlokasi di Desa Batanghari, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu. Pemboran sumur ini diproyeksikan selama 98 hari dengan target kedalaman 2.304 meter dengan target produksi 5 MMSCFD dan target sumber daya atau cadangan sebesar 59,6 BCFG.

    Lebih lanjut Nanang berharap dengan percepatan kegiatan pengeboran sumur dari 2020 ke akhir 2019, target produksi Pertamina EP tahun ini bisa tercapai. Apalagi perusahaan telah mengalokasikan belanja modal (capital expenditure) tahun ini sebesar USD784 juta dan belanja operasi (operational expenditure) sebesar USD1,24 miliar.




    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id