Pertamina Baru Bayar 30% Kompensasi Terdampak Tumpahan Minyak

    Suci Sedya Utami - 24 September 2019 05:37 WIB
    Pertamina Baru Bayar 30% Kompensasi Terdampak Tumpahan Minyak
    Pertamina. Foto : MI/SAFIR MAKKI.
    Jakarta: PT Pertamina (Persero) menyatakan baru membayar sebesar 30 persen kompensasi bagi masyarakat yang terdampak tumpahan minyak di Lapangan YY Blok Offshore North West Java (ONWJ) Karawang, Jawa Barat.

    Ketua tim penanganan insiden tersebut, Taufik Adityawarman, mengatakan pembayaran baru dilakukan sebesar 30 persen dari data para korban terdampak yang telah diverifikasi. Adapun total data yang terverifikasi mencapai 14.000.

    "Laporan di lapangan 30 persen dari yang terverifikasi," kata Taufik di kantor pusat, Pertamina, Jakarta Pusat, Senin, 23 September 2019.

    Taufik menjelaskan kendala pembayaran kompensasi yakni karena kurangnya jumlah penyalur dalam hal ini sumber daya himpunan bank milik negara (Himbara). Dia bilang kapasitas tiga bank milik negara yang ditunjuk sebagai penyalur kompensasi yakni Bank Mandiri, BRI dan BNI masih belum bisa menjangkau beberapa wilayah terdampak.

    Pertamina pun meminta penyalur untuk menambah kapasitas resources-nya sehingga bisa menjangkau seluruh titik terdampak. Taufik mengatakan, jika resources-nya bertambah maka diyakini implementasi pembayaran akan makin cepat.

    "Kita minta semua pihak terkait ini, Himbara terutama menambah resources untuk implementasi dari yang kita sepakati bersama," jelas Taufik.

    Sebelumnya hingga 19 September, Pertamina membayarkan uang kompensasi sebesar Rp4,32 miliar kepada warga terdampak tumpahan minyak di Karawang.

    Ketua Tim Penanganan Dampak Eksternal Pertamina Hulu Energi ONWJ Rifky Efendy menyebutkan sebanyak 2.401 warga telah mendapatkan kompensasi awal dari total 10.471 warga terdampak. Dana kompensasi itu diberikan dalam bentuk buku tabungan dan kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

    "Per 19 September kami sudah menyerahkan buku tabungan dan kartu ATM kepada 2.401 warga terdampak dari 10.471 yang di Kabupaten Karawang dan ini terus jalan," kata Ifky, Jumat lalu.

    Ia menjelaskan kompensasi yang diterima setiap warga sebesar Rp900 ribu per orang per bulan. Pembayaran kompensasi awal ini diberikan terlebih dahulu untuk warga terdampak langsung, nelayan, pembudidaya, petambak garam, kelompok pengolah dan pemasar ikan serta wisata bahari.
     
    "Pertamina memberikan kompensasi untuk dua bulan, sehingga setiap warga menerima uang kompensasi sebesar Rp1,8 juta," tutur dia.
     
    Pembayaran kompensasi akan dilanjutkan bagi korban terdampak di Kabupaten Bekasi dan Kepulauan Seribu. Jumlah kompensasi yang diberikan akan setara dengan warga terdampak di Karawang. Pembayaran kompensasi final pun ditargetkan bisa diterima warga pada periode November-Desember.



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id