Kuartal I-2019

    Pendapatan Pertamina EP Asset 4 Capai USD136 Juta

    Suci Sedya Utami - 29 April 2019 20:48 WIB
    Pendapatan Pertamina EP Asset 4 Capai USD136 Juta
    Illustrasi. Dok : AFP.
    Surabaya: Pertamina EP Asset 4, yang merupakan unit bisnis PT Pertamina EP, anak usaha PT Pertamina (Persero) sekaligus kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) di bawah pengawasan Satuan Kerja Khusus Kegiatan Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) mencatatkan pertumbuhan kinerja positif sepanjang kuartal I-2019. 

    General Manager Pertamina EP (PEP) Asset 4 Agus Amperianto mengatakan sepanjang tiga bulan pertama di 2019 pendapatan usaha PEP Asset 4 mencapai USD136 juta. Capaian tersebut tumbuh dibandingkan periode sama 2018 sebesar USD106 juta. Sedangkan laba bersih naik dari USD33 juta pada kuartal I-2018 menjadi USD48 juta pada kuartal I-2019. 

    "Target kami dalam RKAP 2019 pendapatan mencapai USD593 juta dan laba bersih USD165 juta dengan asumsi harga minyak USD70 per barel," kata Agus dalam keterangan resminya, Senin, 29 April 2019.

    Agus mengatakan peningkatan pendapatan laba bersih PEP Asset 4 karena kenaikan produksi minyak dan gas. Sepanjang kuartal I 2019 PEP Asset 4 membukukan produksi minyak sebesar 15.841 barel minyak per hri (BOPD). 

    Produksi tersebut tumbuh  dibandingkan periode sama 2018 yang tercatat 12.660 BOPD. Sedangkan produksi gas tercatat 183,55 juta standar kaki kubik per hari (MSCFD), naik dibandingkan kuartal I-2018 yang tercatat 178,4 MMSCFD.

    Lapangan Sukowati di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memberi kontribusi terbesar produksi minyak PEP Asset 4 di kuartal I-2019 yaitu 8.996 BOPD. Sisanya berasal dari Lapangan Cepu di Kabupaten Blora Jawa Tengah sebesar 2.299 BOPD, Lapangan Poleng di Kabupaten Gresik, Jawa Timur 2.632 BOPD, Lapangan Donggi-Matindok di Kabupaten Banggai, Jawa Timur sebesar 814 BOPD, dan Lapangan Papua 1.009 BOPD serta unitisasi Wakamuk 50 persen sebesar 90 BOPD. 

    "Sedangkan produksi gas berasal dari dari Lapangan Cepu sebesar 68,45 MMCFD, Poleng 2,84 MMSCFD, Donggi-Matindok 98,69 MMSCFD, Papua 0,77 MMSCFD, dan Sukowati 12,80 MMSCFD," tutur dia. 

    Menurut Agus peningkatan produksi migas di kuartal I-2019 secara dominan berasal dari keberhasilan reparasi sumur (remedial cementing dan perforasi) serta stimulasi di Lapangan Sukowati. Saat ini, reparasi sumur di Lapangan Sukowati telah dilakukan pada sumur SKW-14, SKW-27, SKW-19, SKW-20, SKW-21, dan SKW-35.

    Untuk sisa tiga kuartal ke depan, Agus menambahkan PEP Asset 4 menyiapkan rencana kerja yang telah disusun sebelumnya. Di luar itu juga ada kegiatan tambahan yang dipersiapkan manajemen PEP Asset 4 dengan cepat dan tepat untuk menghadapi tantangan produksi untuk proyeksi produksi minyak 2019 sebesar 16.919 BOPD dari target 16.900 BOPD (pencapaian 100,1 persen). Sedangkan proyeksi produksi gas tahun 2019 sebesar 174.26 MMSCFD dari target 173 MMSCFD (pencapaian 100,7 persen).

    Demi mencapai target produksi sepanjang 2019, PEP Asset 4 menyiapkan sejumlah kegiatan subsurface dan surface untuk mendukung pencapaian target antara lain melanjutkan reparasi sumur dan stimulasi di Lapangan Sukowati. Manajemen PEP Asset 4 juga  mengatasi permasalahan scaling dan back-pressure di Field Sukowati, dan  monetisasi produksi Gas TPN-01TW di Field Cepu. 

    “Kami juga berupaya memperbaiki infrakstrukur untuk mendukung kegiatan operasi di Field Papua; dan perawatan, perbaikan, dan penggantian instrumen produksi di fasilitas produksi Field Poleng,” ujar Agus.

    Pertamina EP Asset 4 memiliki lima lapangan yang tersebar di empat provinsi, yaitu Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Tengah, dan Papua. Pertamina EP Asset 4 adalah pemberi kontribusi terbesar kedua terhadap PT Pertamina EP, baik produksi minyak maupun gas.




    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id