Pertamina Kejar Juara Lifting Migas Nasional

    Suci Sedya Utami - 13 Maret 2019 09:53 WIB
    Pertamina Kejar Juara <i>Lifting</i> Migas Nasional
    Produksi minyak milik Pertamina EP. (FOTO: dok Pertamina EP)
    Jakarta: PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya PT Pertamina EP berkeinginan untuk menjadi nomor satu dalam mencapai lifting minyak dan gas (migas) tertinggi di Tanah Air.

    Saat ini Pertamina EP masih menempati posisi ketiga sebagai kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) yang menyumbang lifting terbesar. Posisi dua teratas masih diduduki oleh kontraktor asing.

    Direktur Pengembangan PT Pertamina EP John H Simamor mengatakan pihaknya terus berupaya untuk bisa menyalip posisi kontraktor asing yang saat ini menduduki urutan dua teratas.

    "Sudah ada usaha-usaha yang kami lakukan, misalnya melakukan workover dari 147 sumur menjadi 243 sumur," kata John di Jakarta, Selasa, 12 Maret 2019.

    Selain itu Pertamina EP pun telah meningkatkan rencana pengeboran infill dari 84 sumur menjadi 94 sumur. John menambahkan lifting akan sangat dipengaruhi oleh keberadaan cadangan yang besar.

    "Tidak mungkin bisa menyaingi kalau tidak ketemu cadangan besar. Kami tetap berusaha untuk menyaingi, bahkan targetnya kan tahun ini dikasih tinggi," jelas dia.

    Adapun di 2019, target produksi minyak Pertamina EP sebesar 85 ribu BOPD meningkat dari tahun lalu sebesar 83 ribu BOPD. Sementara produksi gasnya ditargetkan 815 MMSCFD atau turun 11 persen dibanding tahun lalu.

    Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) sebelumnya mengumumkan lima KKKS yang menyumbang lifting migas terbesar di antaranya:

    Minyak:
    1. ExxonMobil Cepu, capaian lifting sebesar 219 ribu BOPD.
    2. Chevron Pacific Indonesia, capaian lifting sebesar 197 ribu BOPD.
    3. Pertamina EP, capaian lifting sebesar 74 ribu BOPD.

    Gas:
    1. BP Tangguh, capaian lifting sebesar 187 ribu BOEPD.
    2. ConocoPhillips Grissik, capaian lifting sebesar 144 ribu BOEPD.
    3. Pertamina EP, capaian lifting sebesar 139 ribu BOEPD.

    Selain itu SKK Migas melaporkan capaian lifting minyak pada Februari 2019 sebesar 735 ribu BOPD, dengan produksi di level 768 ribu BOPD, dan masih terdapat stok di terminal sebesar enam juta bbls.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id