Pertamina Tunggu Hasil Uji Mutu Air di Teluk Balikpapan

    Ade Hapsari Lestarini - 23 April 2018 13:59 WIB
    Pertamina Tunggu Hasil Uji Mutu Air di Teluk Balikpapan
    Pembersihan dilakukan Pertamina usai minyak tumpah di Balikpapan (Foto: Antara).
    Jakarta: Selain menunggu investigasi atas penyebab eksternal atas patahnya pipa tersebut untuk kepentingan hukum, PT Pertamina (persero) dan warga Balikpapan juga menantikan hasil uji laboratorium atas kualitas air Teluk Balikpapan yang sedang dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
     
    Pertamina pun sejak Sabtu 14 April 2017 pagi hari sudah memasang poster-poster anjuran untuk tidak berenang di laut sampai dengan hasil uji baku mutu dari KLHK sudah diumumkan. Pemasangan poster tidak hanya di aset Pertamina seperti Pantai Cafe Kilang Mandiri, tapi juga berkordinasi dengan pengelola pantai yang bukan asset Pertamina sampai dengan Pantai Monpera.
     
    "Dari aspek visual, Pertamina terus melakukan upaya pembersihan di pesisir Kota Balikpapan dan Kabupaten Penajam Paser Utara," ujar Region Manager Communication & CSR Kalimantan Yudi Nugraha dalam keterangan persnya, Senin, 23 April 2018.
     
    Namun demikian, beberapa kelurahan yang terdapat mangrove saat ini dihentikan proses pembersihannya atas arahan dari Kementerian Lingkungan Hidup dikarenakan masih menjadi objek penghitungan dari kerusakan.
     
    Dia menambahkan proses pembersihan yang dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari perwakilan pemerintah, aparat wilayah terdampak dan Pertamina diawali dengan melakukan verifikasi kondisi dampak ceceran minyak terhadap wilayah tersebut yang diukur dengan persentasi.
     
    Setelah didapat titik awal status, pembersihan dilakukan sesuai dengan kondisi. Targetnya adalah mencapai kondisi 100 persen yang ditandai dengan tidak terlihatnya lagi sisa sisa minyak yang menempel di daratan maupun di air.
     
    "Sampai 20 April 2018, dari 14 kelurahan yang terletak di pesisir di Balikpapan sudah sembilan kelurahan yang kondisi visualnya mencapai 100 persen," kata dia.
     
    Di Kabupaten PPU dari 20 kelurahan yang terletak di pesisir sudah 17 kelurahan yang mencapai kondisi visual 100 persen.
     
    Kehidupan warga terdampak sudah berangsur normal. Sebagai bentuk kepedulian terhadap musibah ceceran minyak teluk balikpapan, Pertamina memberi bantuan kepada warga terdampak berupa pemberian sembako, santunan, bantuan peralatan nelayan, bantuan perbaikan kapal nelayan, dan program padat karya.
     
    "Bantuan-bantuan yang disalurkan berdasarkan hasil koordinasi Pertamina, pemerintah daerah dan warga terdampak, agar pemberian bantuan yang disalurkan agar tepat sasaran," pungkas Yudi.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id