ramadan  

Konsumsi Listrik Selama Ramadan Naik

13 Juni 2018 19:52 wib
Listrik (ANT/Rivan Awal Lingga).
Listrik (ANT/Rivan Awal Lingga).

Solo: Konsumsi listrik selama bulan Ramadan 2018 di area Surakarta mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan hari normal.

"Meski demikian kenaikannya tidak signifikan, jika sebelumnya beban puncak Area Surakarta 680 megawatt (MW), selama Ramadan ini naik menjadi 690 MW," kata Mundhakir, Manajer PT PLN Area Surakarta di Solo dikutip dari Antara, Rabu, 13 Juni 2018.

Menurut dia, biasanya kenaikan pemakaian selama bulan Ramadan berasal dari konsumen rumah tangga, sedangkan segmen ini kontribusinya kecil.

Ia mengatakan untuk pemakaian terbesar berasal dari kalangan industri. Menurut dia, dari beban puncak tersebut 60 persennya merupakan kontribusi dari industri sedangkan sisanya adalah rumah tangga.

"Memang kalau konsumsi listrik untuk masyarakat perkotaan cenderung stabil, jadi di momen-momen tertentu seperti bulan Ramadan kali ini tidak terlalu berpengaruh," katanya.

Sementara itu, dikatakannya di bulan Ramadan PLN tetap berupaya meningkatkan pelayanan, salah satunya melalui program Gemerlap Lebaran.

"Pada program ini untuk tempat ibadah yang ingin tambah daya tidak dikenai biaya apapun, kami gratiskan. Sedangkan pelanggan lain di luar rumah ibadah hanya kami kenakan biaya sebesar 50 persen dari biaya penyambungan," katanya.

Ia mengatakan program tersebut berlaku sampai 30 Juni 2018. Oleh karena itu, bagi pelanggan yang ingin memanfaatkan program tersebut masih memiliki kesempatan cukup panjang.

"Sejauh ini animo masyarakat cukup besar. Nantinya kami juga akan melakukan evaluasi, jika terbukti pelanggan terbantu oleh program ini maka kami akan usulkan agar program tersebut diselenggarakan kembali," katanya.

Ia mengatakan hingga saat ini khusus di area Surakarta, pelanggan yang sudah memanfaatkan program tersebut sebanyak 560 pelanggan.


(SAW)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.