PLN Bidik Pasok Listrik Industri di Sultra

    Suci Sedya Utami - 18 Oktober 2019 13:58 WIB
    PLN Bidik Pasok Listrik Industri di Sultra
    ?PLN Bidik Pasok Listrik Industri di Sultra. FOTO: dok PLN.
    Kendari: PT PLN (Persero) menyatakan siap untuk melayani kebutuhan listrik investor di Sulawesi Tenggara (Sultra) seiring dengan sistem kelistrikan di Sulawesi bagian Selatan dan Tenggara telah terkoneksi dengan tersambungnya ruas transmisi antara Malilili dan Lasusua.

    Tersambungnya transmisi itu merupakan daya mampu yang dapat dievakuasi dari sistem Sulawesi Selatan ke Sultra sebesar 400 megawatt (MW), sehingga dapat membuka peluang investasi bisnis dari pelanggan Industri di provinsi tersebut.

    "Kami siap melayani investor kapan pun, di mana pun, dan berapa pun dayanya, interkoneksi ini memberi peluang kepada investor untuk berinvestasi tanpa khawatir akan pasokan energi listrik, sistem kami pun semakin andal karena adanya penurunan beban," kata General Manager PLN UIW Sulselrabar Ismail Deu dalam keterangan resminya, Jumat, 18 Oktober 2019.

    Salah satu pelanggan industri makro PLN yaitu PT Ceria Nugraha Indotama, perusahaan tambang yang memiliki smelter nikel telah menandatangani Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) layanan khusus Premium Platinum bersama PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat (UIW Sulselrabar) dengan daya 350 mega volt amphere (MVA).

    Selain sektor industri makro, PLN juga menyasar pelanggan industri mikro di Sultra, salah satunya konversi energi dari genset ke listrik daya 197 kilo volt amphere (kVA) oleh pengusaha penggilingan padi UD Sinar Swastika di Kabupaten Konawe. Dengan konversi tersebut pelanggan dapat menghemat biaya produksi sebesar 30-50 persen setelah beralih menggunakan listrik.

    Pemilik dari usaha tersebut, Ketut Swastika, mengatakan keuntungan yang didapatkan yakni bebas biaya untuk pembelian solar dan pemeliharaan material karena genset sudah di nonaktifkan.

    "Dengan menjadi pelanggan PLN, kami banyak menghemat, biaya untuk pembelian solar sudah tidak diperlukan, banyak sekali kendala memakai genset, semenjak menjadi pelanggan PLN kami bisa menghemat banyak," ucap Ketut.

    Adapun rasio elektrifikasi di Sultra sudah mencapai 97,12 persen serta proyeksi pertumbuhan pelanggan besar di Sultra pada 2025 sebesar 710 megawatt (mw). Sampai dengan saat ini di Provinsi Sultra sudah ada empat pelanggan industri yang sudah menandatangani SPJBTL dengan keseluruhan total daya sebesar 634 MVA.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id