comscore

Kementerian ESDM: Konsumsi Listrik RI Capai Rp1.140/Kapita

Annisa ayu artanti - 06 Juni 2022 13:24 WIB
Kementerian ESDM: Konsumsi Listrik RI Capai Rp1.140/Kapita
Ilustrasi. Foto: dok MI.
Jakarta: Konsumsi listrik Indonesia terus meningkat. Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana mencatat, hingga kuartal I-2022 konsumsi listrik Indonesia sudah mencapai Rp1.140 per kapita.

"Alhamdulillah sampai saat ini kita telah mencapai konsumsi pada tingkat Rp1.140 kWh per kapita atau naik 1,5 persen dibandingkan 2021," kata Rida dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR, Senin, 6 Juni 2022.
Ia menjelaskan, kenaikan dari listrik per kapita atau kenaikan tingkat konsumsi listrik nasional tersebut merupakan indikator dari kemajuan suatu bangsa. Pada tahun ini ditargetkan konsumsi listrik per kapita Indonesia bisa mencapai Rp1.268 per kapita.

Kenaikan tingkat konsumsi listrik tersebut, lanjutnya, tidak terlepas dari pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Berdasarkan bahan paparannya tercatat penambahan pembangkit listrik hingga kuartal I-2022 mencapai 1.457,08 megawatt (MW). Capaian tersebut sudah 49,4 persen dari target yang dicanangkan di 2022 yang sebesar 2.949,58 MW.

Lalu, penambahan gardu induk tercatat baru sebanyak 540 MVA atau 7,2 persen dari target tahun ini yang sebanyak 3.615 MVA. Penambahan gardu distribusi tercatat sebanyak 141,6 MVA atau 3,9 persen dari target 2022 yang sebesar 3.615 MVA.

Selanjutnya penambahan jaringan transmisi, tercatat hingga kuartal I-2022 mencapai 748,14 kms atau 16,2 persen dari target yang sepanjang 4.6320,1 kms. Serta, penambahan jaringan distribusi yang tercatat mencapai 2.279,33 kms atau 4,5 persen dari target 2022 yang sepanjang 50.657 kms.

Sementara itu, Rida juga melanjutkan, terkait dengan rasio elektrifikasi Indonesia saat ini mencatat sudah mencapai 99,5 persen. Pemerintah akan terus memastikan untuk mencapai rasio target elektrifikasi 100 persen di 2022.

"Sampai saat ini triwulan satu Kita sudah mencapai 99,5 persen (rasio elektrifikasi) dari target 100 persen memang sedikit lagi yang kita belum capai tetapi karena mengingat lokasinya makin terpencil ini menjadi tantangan tersendiri sehingga mencapainya agak sedikit tertunda-tunda," pungkasnya.


(HUS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id