• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 14 NOV 2018 - RP 51.052.810.215

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Freeport Harus Diikhtiarkan untuk Kesejahteraan Papua

Suci Sedya Utami - 12 Juli 2018 20:35 wib
CEO Freeport Richard Akerson, Menkeu Sri Mulyani, dan Menteri
CEO Freeport Richard Akerson, Menkeu Sri Mulyani, dan Menteri BUMN Rini Soemarno. (FOTO: MI/M Irfan)

Jakarta: Freeport McMoRan telah sepakat melepas 51 persen PT Freeport Indonesia ke tangan pemerintah, melalui PT Indonesia Asahan Aluminium/Inalum (Persero). Pemerintah otomatis menjadi pemegang saham mayoritas.

Hal ini pun diperkuat dengan kesepakatan transaksi serta harga antara Freeport McMoRan dan Inalum sebesar USD3,85 miliar. Bila transaksi tersebut selesai, Indonesia menguasai mayoritas saham perusahaan tambang yang terletak di tanah Papua itu.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno berpesan pada Inalum agar bisa mengelola Freeport dengan tata cara yang baik (good corporate governance). Dia meminta pengelolaan Freeport ke depan harus bisa membuat masyarakat terutama yang ada di Papua sejahtera.

"Pemerintah telah menunjuk Inalum. Melalui penguasaan saham mayoritas tentunya pemerintah mengharapkan PT Freeport Indonesia dikelola sebaik-baiknya dengan GCG demi kemakmuran terutama bagi rakyat Indonesia," kata Rini di Kemenkeu, Jakarta Pusat, Kamis, 12 Juli 2018.

Rini mengatakan BUMN selain menjalankan tugas sebagai korporasi juga harus menjadi agen pembangunan.

Dalam kesempatan yang sama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan dalam perjanjian divestasi, Pemprov Papua dan Pemkab Mimika diberikan jatah kepemilikan 10 persen dari saham PT Freeport Indonesia.

"Diharapkan partnership antara Freeport McMoRan dengan Inalum dengan Pemerintah pusat dan Pemerintah Daerah mampu tingkatkan kepastian di dalam lingkungan operasi dan kualitas dan value added industry. Jadi kemakmuran bagi Indonesia dan Papua," jelas Sri Mulyani.

 


(AHL)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.