Pemanfaatan Rooftop Solar Berpotensi Gerus Bisnis PLN

    Suci Sedya Utami - 03 Agustus 2018 17:32 WIB
    Pemanfaatan <i>Rooftop</i> Solar Berpotensi Gerus Bisnis PLN
    Direktur Perencanaan Korporat PLN Syofvi Felienty Roekman. (FOTO: Medcom.id/Suci Sedya)



    Jakarta: PT PLN (Persero) mengakui rencana pemanfaatan tenaga surya panel atau rooftop solar bakal berdampak pada bisnis PLN.

    Direktur Perencanaan Korporat PLN Syofvi Felienty Roekman mengatakan penggunaan rooftop solar tentu akan berpengaruh pada penurunan konsumsi listrik. Namun PLN pun tentu tidak bisa melarang agar masyarakat tidak menggunakan rooftop solar.

     



    "PLN enggak bisa juga dong bilang enggak boleh, karena ini cukup bagus untuk mereka menggunakan energi baru terbarukan. Tapi secara konsumsi PLN, ya berkurang," kata Syofvi di Jakarta, Jumat, 3 Agustus 2018.

    Kepala Divisi Niaga PLN Yuddy Setyo Wicaksono mengatakan pengaruhnya kecil. Dia menyebutkan jumlah pelanggan yang telah memiliki rooftop hingga Juli mencapai 458. Sementara total pelanggan PLN mencapai 47 juta.

    Baca: Hemat Listrik, Aturan Penggunaan Rooftop Solar Segera Meluncur

    Di sisi lain dia bilang penggunaan rooftop solar mengganggu trafo PLN. Maka ia meminta agar ada pembatasan penggunaan rooftop solar di suau daerah agar tidak mengganggu trafo.

    "Secara umum rooftop naik turun yang namanya matahari pas ada, pas enggak. Itu berpengaruh pada trafo kami naik turun juga. Semakin besar naik turunnya semakin mengganggu trafo kami. Perlu disampaikan ke pelanggan ada batasan untuk solar rooftop dibatasi supaya gerakan naik turunnya enggak menyebabkan kerusakan yang parah," jelas dia.

    Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan menerbitkan aturan mengenai penggunaan panel surya atau rooftop solar untuk konsumen PT PLN (Persero) jenis tertentu. Rooftop solar yakni penggunaan alat yang terdiri dari sel surya yang mengubah cahaya (matahari menjadi listrik).

    Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan dalam peraturan tersebut Pemerintah membolehkan semua pelanggan PT PLN (Persero) di luar konsumen industri,  yakni golongan bisnis, pemerintah, dan rumah tangga, melakukan pemasangan rooftop panel surya. Konsumen PLN pada golongan tersebut diperkirakan mencapai 2/3 dari jumlah konsumen PLN.

    "Arahan bapak presiden, beliau minta coba bikin peraturan rooftop solar panel, dan 1-2 minggu ini peraturannya keluar, kita akan sosialisasi besar-besaran," kata Jonan.

     

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id