• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Pertamina tak Khawatir Swasta Pasok Avtur ke Bandara RI

Suci Sedya Utami - 12 Juli 2018 20:03 wib
Ilustrasi. (FOTO: MI/Panca Syurkani)
Ilustrasi. (FOTO: MI/Panca Syurkani)

Tasikmalaya: PT Pertamina (Persero) tidak masalah disebut memonopoli penyediaan pasokan bahan bakar avtur ke bandar udara (bandara) oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Plt Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan sebutan memonopoli karena memang pesaing pemasok avtur tidak banyak sehingga Pertamina memegang peran mayoritas.

"Suplier kan mungkin enggak banyak, sama lah seperti BBM juga seperti itu ya enggak ada yang salah kan dari statement itu," kata Nicke pada Medcom.id di Tasikmalaya, Kamis, 12 Juli 2018.

Nicke mengatakan pihaknya pun tidak keberatan dengan keputusan Kemenhub yang membuka peluang bagi perusahaan swasta untuk memasok bahan bakar avtur ke bandara.

"Yang membuat regulasi itu pemerintah. Kalau kita adalah perusahaan yang bisnisnya adalah suplai, ya kita jalankan, enggak apa-apa terbuka saja kalau ada yang mau jual avtur," tutur Nicke.

Lebih lanjut mantan Direktur Pengadaan Strategis 1 PLN pun tidak takut apabila dengan dibuka peluang swasta memasok avtur akan berdampak bagi pendapatan Pertamina ke depannya mengingat akan banyak pesaing mengingat di sisi lain banyak bandara baru yang dibangun sehingga lahan jualan juga makin luas jika ada persaingan.

"Jenis-jenis airport kan berbeda-beda, ada yang besar ada yang harus sampai ke penerbangan perintis, selama ini Pertamina menyuplai semua, nanti juga ada airport-airport baru," tandas dia.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebelumnya membuka pintu yang seluas-luasnya bagi perusahaan swasta bisa memasok bahan bakar avtur ke bandar‎ udara (bandara) yang sedang dibangun di Indonesia. Selama ini, hanya PT Pertamina (Persero) yang bisa memasok avtur ke bandara.

"Jadi kita sudah bebaskan, minyak ini tidak boleh monopoli oleh Pertamina maka kita berikan kesempatan swasta untuk berpartisipas‎i," kata ‎Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Agus Santoso.

Dengan masuknya swasta, dia mengharapkan bisa membuat harga avtur di Indonesia bisa lebih kompetitif dan baik. Sehingga tidak tinggi seperti yang ada saat ini.

Dia menegaskan harga avtur di Indonesia lebih mahal bila dibanding dengan pasar internasional. Adanya keadaan itu, maka banyak maskapai yang melontarkan keluhan kepada Kemenhub.

 


(AHL)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.