Penurunan Harga BBM Bentuk Kepatuhan Pertamina

11 Januari 2019 10:38 wib
Ilustrasi. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)
Ilustrasi. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)

Jakarta: Anggota Komisi VII DPR Bara Hasibuan mengapresiasi penurunan harga BBM nonpenugasan, yaitu pertalite, pertamax, pertamax turbo, dexlite, dan dex yang dilakukan Pertamina.

Menurutnya, selain bisa membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, penurunan harga BBM juga merupakan kepatuhan dan penyesuaian BUMN tersebut terhadap variabel harga dan kondisi minyak mentah dunia.

"Saya sangat mengapresiasi Pertamina yang turunkan harga BBM. Tentu saja kebijakan ini turut berpengaruh pada kondisi sosial. Selain itu, keputusan ini juga sangat positif untuk menstimulus pergerakan dan pertumbuhan ekonomi," kata Bara kepada Antara, Jumat, 11 Januari 2019.

Bara berharap keputusan tersebut didasarkan atas kalkukasi yang matang. Terutama mempertimbangkan kondisi keuangan perusahaan. Terlebih, ketika harga minyak dunia sedang meninggi, ketika itu pengajuan Pertamina terhadap kenaikan harga pernah tidak disetujui. “Jadi, mudah-mudahan ini karena memang pertimbangan finansial, bukan karena faktor nonfinansial,” lanjut dia.

Menurut Bara, beberapa variabel bisa menjadi pertimbangan Pertamina dalam menurunkan harga BBM berkualitas tersebut. Termasuk di antaranya penguatan nilai tukar rupiah serta penurunan harga minyak dunia.

Namun demikian, Bara berharap penurunan harga BBM oleh Pertamina benar-benar dilandasi kalkulasi keuangan yang matang. Dengan demikian, diharapkan bahwa besarnya penurunan tidak menjadikan beban bagi Pertamina. Terlebih, lanjut dia, karena saat ini BUMN energi tersebut juga mendapat penugasan yang sangat berat oleh pemerintah, seperti PSO dan program BBM satu harga.

"Semua itu tentu membutuhkan cost yang besar. Bahkan mungkin saja memberatkan bagi Pertamina yang juga harus berkompetisi dengan perusahaan-perusahaan migas asing," ungkapnya.

Direktur Eksekutif Indonesia Resources Studies (IRESS) Marwan Batubara juga mengapresiasi keputusan penurunan harga BBM nonpenugasan. Keputusan tersebut, juga menunjukkan kesigapan Pertamina merespon dan kecenderungan harga minyak global.

"Harga BBM turun karena harga minyak mentah global turun. Dalam hal ini, Pertamina patuh pada formula harga yang berlaku. Keputusan tersebut tentu patut kita hargai. Apalagi harga minyak mentah dunia mulai membaik," kata Marwan.

Marwan berharap masalah kebijakan harga BBM seharusnya juga memperhatikan aspek ekonomi dan pembangunan berkelanjutan yang sangat terkait dengan kebijakan energi berkelanjutan pula. Karena jika tidak, lanjut dia, tentu akan memperbesar defisit transaksi berjalan (current account defisit), terutama pada saat harga minyak dunia semakin tinggi.

Selain itu Marwan juga berharap agar kebijakan harga BBM murni didasarkan atas perhitungan korporasi. Karena jika tidak, tentu akan membebani Pertamina. Apalagi, imbuhnya, pada saat yang sama perusahaan asing seperti Total, BP, Exxon, dan lain-lain dibiarkan terus menggerogoti pasar Pertamina, tanpa kewajiban melayani pasar di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang kurus seperti yang ditugaskan kepada BUMN energi tersebut.


(AHL)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.