Kementerian ESDM Gandeng Polri dan Kemendagri Awasi Distribusi BBM

    Suci Sedya Utami - 09 Januari 2020 11:41 WIB
    Kementerian ESDM Gandeng Polri dan Kemendagri Awasi Distribusi BBM
    Menteri ESDM Arifin Tasrif. Foto: Medcom.id/Suci Sedya Utami.
    Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggandeng Kementerian Dalam Negeri dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk melakukan pengawasan bersama dalam memberikan kepastian terhadap layanan penyediaan dan pendistribusian bahan bakar minyak (BBM).

    Dalam acara pernyataan bersama tiga pimpinan kementerian dan lembaga (K/L) ini, Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan BBM sebagai komoditas vital dan menjadi hajat hidup orang banyak, maka pemerintah wajib memastikan dan menjamin ketersediaan, kelancaran pendistribusian BBM. Hal tersebut tentunya sesuai dengan amanat UU Minyak dan Gas Bumi (Migas).

    Pernyataan bersama ini akan lebih difokuskan untuk Jenis BBM Tertentu (JBT) jenis minyak solar dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) jenis premium di seluruh wilayah Indonesia sehingga pendistribusiannya tepat sasaran dan tepat volume.

    "Pengawasan ini juga mengantisipasi ketersediaan BBM pada hari besar dan hari libur nasional," kata Arifin di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Kamis, 9 Januari 2020.

    Salah satu faktor terjalinnya kerja sama ini, kata Arifin dilatarbelakangi oleh penyaluran JBT minyak solar pada 2019 yang melebihi batas kuota. Ia bilang pihaknya perlu mengambil langkah taktis dan strategis seperti ini sehingga dengan penguatan dan efektivitas pengawasan BBM di seluruh wilayah NKRI mampu menekan impor BBM sehingga defisit neraca perdagangan migas dapat diperbaiki.

    Upaya lain yang ditempuh Kementerian ESDM adalah menugaskan PT Pertamina (Persero) memasang teknologi IT pada setiap nozzle guna mendata ketepatan penyaluran bensin jenis pelayanan masyarakat (public service obligation/PSO) dan non-PSO. Di samping itu, Kementerian ESDM juga membuat Posko Nasional ESDM yang berlokasi di kantor Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

    Guna mengoptimalkan peningkatan pengawasan, Arifin mengharapkan Badan Pengawas Hilir (BPH) Migas terus membangun kemitraan yang strategis kepada Kementerian Dalam Negeri, Polri, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan seluruh stakeholder terkait demi menindaklanjuti Pernyataan Bersama ini.

    Nantinya, pengawasan penyediaan dan pendistribusian BBM lebih ditekankan pada aspek pre-emptive dan preventif. Apabila terjadi pelanggaran dan/atau penyimpangan akan dilakukan penegakan hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

    Sementara itu Kapolri Idham menyatakan bukti dari komitmen Polri dalam hal ini yakni dengan membentuk satgas kuda laut yang dipimpin oleh Kabareskim.

    "Kami berkomitmen agar migas 2020 ini penyaluran lebih baik lagi. Saya yakinkan speed kita akan cukup kencang. Tidak ada keberhasilan kalau kita tidak kompak. Ayo kita sama-sama bangun komunikasi. Kami tindak tegas yang melanggar. Untuk itu, saya berkomitmen saya bentuk satgas kuda laut agar kita mengawal program pemerintah ini," tegas Idham.

    Sementara itu Sekretaris Jendral Kementerian Dalam Negeri Hadi Prabowo mengatakan sinergi antarintansi ini bukan berarti membatasi kewenangan Pemerintah Daerah dalam penyelenggaraan kegiatan migas.

    "Gubernur dan Kepala daerah tetap memiliki peran yang sangat signifikan terhadap penyelenggaraan layanan kepada masyarat," ujar Hadi.

    Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Kapolri Izham Azis, juga sejumlah pimpinan daerah, seperti Gubernur Gorontalo, Gubernur Riau, Gubernur Sulawesi Barat, Gubernur Jawa Barat, Gubernur Kalimantan Utara, Gubernur Sulawesi Barat, Gubenur Kalimantan Tengah serta para anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Daerah.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id