Penjelasan PLN Belum Nyalakan Listrik Meski Banjir Mulai Surut

    Husen Miftahudin - 03 Januari 2020 10:33 WIB
    Penjelasan PLN Belum Nyalakan Listrik Meski Banjir Mulai Surut
    Ilustrasi. FOTO: MI/Bagus Suryo
    Jakarta: PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) mengakui belum menyalakan listrik sepenuhnya di wilayah terdampak meski banjir mulai surut. Untuk memastikan listrik di lokasi banjir dinyalakan kembali, PLN melakukan beragam cara.

    General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) M Ikhsan Asaad mengatakan perusahaan listrik negara akan melakukan inspeksi di daerah terdampak banjir. Kemudian melakukan pembersihan, pengeringan, dan pengecekan gardu distribusi yang terkena dampak banjir.

    "Penyalaan kembali tentunya sangat tergantung kondisi daerah-daerah terdampak banjir," kata Ikhsan, kepada Medcom.id, di Jakarta, Jumat, 3 Januari 2020.

    Terakhir, PLN meminta persetujuan lainnya. Dalam hal ini, tokoh masyarakat menjadi kunci utama dalam proses penyambungan kembali instalasi ketenagalistrikan di daerah terdampak banjir.

    "Jika sudah tidak ada genangan dan dipastikan oleh ketua RT/RW/Tokoh Masyarakat bahwa daerah tersebut aman untuk dinyalakan, maka PLN segera menormalkan pasokan listrik di daerah tersebut," ungkapnya.

    Berdasarkan data terakhir yang diterima Medcom.id hingga Kamis, 2 Januari 2020 pukul 14.00 WIB, terdapat 5.096 gardu yang terdampak di Jabodetabek. Dari jumlah itu, sebanyak 2.973 gardu yang sudah menyala dan 2.123 gardu yang dipadamkan sementara.

    Adapun daerah Jabodetabek yang dinilai masih belum aman dalam penormalan kembali arus listrik adalah Gondrong Petir Cipondoh, Bandengan, Bintaro, Bulungan, Cempaka Putih, Cengkareng, Ciputat, Ciracas, Jatinegara, Kebon Jeruk, Kramat Jati, Lenteng Agung, Marunda, Menteng, Pondek Gede, Pondok Kopi, dan Tanjung Priok.

    Sementara berdasarkan data PLN Distribusi Banten hingga Kamis, 2 Januari 2020 pukul 18.00 WIB, sebanyak 597 gardu yang terdampak. Dari jumlah tersebut, ada 390 gardu yang sudah menyala dan 207 gardu yang dipadamkan sementara.

    Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Serpong ada 12 gardu yang belum menyala, UP3 Cikokol 42 gardu yang masih padam, UP3 Bintaro Tangerang Serpong (BTS) sebanyak 107 gardu, serta UP3 Teluk Naga 46 gardu.

    Sedangkan berdasarkan data PLN Distribusi Jawa Barat hingga Jumat, 3 Januari 2020 pukul 06.30 WIB, sebanyak 2.689 gardu yang terdampak. Dari jumlah tersebut, ada 2.334 gardu yang sudah menyala dan 355 gardu yang masaih padam.

    Untuk daerah Distribusi Jawa Barat yang masih padam meliputi wilayah Bogor seperti Jasinga, Bunar, Cigudeg, Pasirmadang, Ciarak, Kalong, hingga Nanggung Cibubur. Kemudian wilayah Bekasi, Gunung Putri, Depok, Cikarang, dan Karawang.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id