comscore

Pertamina Kembangkan PLTP Binary Lahendong

MetroTV - 27 April 2022 23:33 WIB
Pertamina Kembangkan PLTP Binary Lahendong
Pengembangan pembangkit energi panas bumi. Foto: Dok/Metro TV
Tomohon: PT Pertamina Geothermal Energy mengoptimalisasi tren global penggunaan energi bersih dan terbarukan. Pertamina menggunakan metode binary pada pembangkit panas bumi yang sudah ada. Metode ini memanfaatkan uap basah panas bumi dan sisa panas bumi dari Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) konvensional.

Salah satu PTLP yang menerapkan metode binary ialah PLTP Lahendong, Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut). Direktur Utama (Dirut) Pertamina Nicke Widyawati menilai PTLP binary lebih efisien dan cepat karena tidak perlu melakukan eksplorasi sumur baru.
“Cara untuk meningkatkan renewable energy skala besar itu ya, geothermal,” ujar Nicke dalam tayangan Zona Bisnis di Metro TV, Rabu, 27 April 2022.

Menurut Nicke, PLTP binary akan dikembangkan di PLTP Pertamina lainnya dengan total kapasitas 210 megawatt (MW). Diharapkan, pengembangan PLTP binary dapat meningkatkan kontribusi energi baru terbarukan sekaligus mempercepat transisi energi. Hal tersebut sejalan dengan tujuan Presidensi G20 Indonesia tahun ini.

“Pemerintah sendiri kan punya target pembaruan energi dari renewable energy harus meningkat kan secara nasional, itu 23 persen di tahun 2025,” kata Nicke.

Saat ini, Indonesia menempati posisi kedua dunia dalam pengembangan panas bumi dengan total kapasitas terpasang 2.133 MW. Sebagian besar merupakan kontribusi dari wilayah PT Pertamina Geothermal Energy, yakni sekitar 88 persen dari total kapasitas. 672 MW diantaranya, dioperasikan sendiri dan 1.205 MW dengan kontrak operasi bersama. (Hana Nushratu)

(MBM)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id