• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Harga BBM Diprediksi Tetap akan Naik di 2019

Annisa ayu artanti - 06 Desember 2018 19:41 wib
Ilustrasi. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)
Ilustrasi. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)

Jakarta: Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk jenis premium dan solar pada tahun depan mau tidak mau harus dinaikkan, siapa pun presidennya.

Menurut Ekonom Bank Danamon Wisnu Wardana, kedua calon presiden dan wakil presiden yakni Joko Widodo-Ma'aruf Amin atau Prabowo Subianto-Sandiaga Uno nantinya tetap akan menyesuaikan harga BBM.

"Siapa pun yang jadi presiden dengan harga minyak dan rupiah yang seperti itu apa mau dia nanggung. Mendingan dananya buat programnya dong," kata Wisnu ditemui di Menara Bank Danamon, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis, 6 Desember 2018.

Wisnu menjelaskan harga premium sebesar Rp6.450 per liter sudah tidak sesuai dengan kondisi harga minyak dan rupiah saat ini. Harga minyak sudah merangkak naik menjadi USD60,21 per barel (sumber: Bloomberg) dan rupiah diperkirakan menyentuh Rp14.800 per USD pada tahun depan.

"Karena kan dengan gap segitu APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) dan Pertamina terbebani," sebut dia.

Selain berkaitan dengan APBN dan kerugian Pertamina, Wisnu juga menyoroti, jika harga BBM tidak disesuaikan maka akan menurunkan tingkat kepercayaan investor kepada Indonesia.

Dia mengatakan investor asing dan lokal, serta pasar saham dan obligasi juga akan melihat pemerintah tidak konsisten dengan kebijakannya. Jika hal itu terjadi maka akan mengganggu perekonomian nasional.

"Karena isunya bukan hanya di APBN dan Pertamina dan bukan dikonsumsi masyarakat juga. Cuma isunya juga dipersepsi dari investor," jelas dia.

Dia memprediksi jika Joko Widodo-Ma'aruf Amin yang memenangkan pemilihan presiden 2019 maka kemungkinan penyesuaian harga BBM dilakukan tidak jauh dari pengumuman kemenangannya. Namun jika Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, maka penyesuaian harga BBM akan dilakukan setelah pelantikan.


(AHL)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.