• DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK : Tanggal 17 AGUSTUS 2018 terkumpul RP 12.710.947.522

 listrik    pln  

PLN: Penggunaan Listrik Meningkat Jelang Berbuka Puasa

Kautsar Widya Prabowo - 16 Mei 2018 18:39 wib
Ilustrasi. (Foto: Antara/Agung Rajasa).
Ilustrasi. (Foto: Antara/Agung Rajasa).

Depok: PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengungkapkan terdapat perubahan penggunaan listrik yang signifikan pada bulan Ramadan. Terutama saat waktu sahur dan menjelang berbuka puasa.

Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Barat Haryanto WS menjelaskan perubahan tersebut terlihat dari aktivitas penggunaan listrik yang tinggi.

"Biasanya beban naik pada saat sahur dan buka puasa, Insyallah ini bisa berjalan dengan lancar," ujarnya di Gardu Induk Gandul, Depok, Rabu, 16 Mei 2018.

Ia menilai kenaikan tersebut kurang lebih meningkat satu setengah kali lipat dari penggunaan di bulan biasa. Namun pihaknya memperhatikan terjadi penurunan setengah dari beban normal saat menjelang hari raya Idulfitri.

"Biasanya kalau Idulfitri beban malah turun jadi bagi sistem itu sebetulnya baik," tambahnya.

Oleh sebab itu, PLN melalui Regional Jawa Bagian Barat (RJBB) bersama Unit Transmisi Jawa Bagian Barat (UT JBB), Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (UI JBB) dan Unit Induk Pembangunan Interkoneksi Sumatera Jawa (UIP ISJ) baru saja meresmikan 19 fasilitas ketanagalistrikan berupa Gardu Induk dan Jaringan Transmisi yang sudah diselesaikan dan dioperasikan sejak Februari hingga Mei 2018.

Adapun 19 proyek yang diresmikan pada hari ini adalah 11 proyek yang dikerjakan PT PLN Unit Transmisi Jawa Bagian Barat dengan biaya Rp251 miliar bertegangan 860 Mega Volt Amper (MVA) dan panjang transmisi/Saluran Kabel Tengangan Tinggi (SKTT) 34,95 kilometer sirkit (KMS).

Lima proyek yang dikerjakan PT PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat dengan biaya Rp905 miliar bertegangan 1.060 MVA dan panjang transmisi/ SKTT 8,78 kms. Serta tiga proyek dikerjakan PT PLN Unit Induk Pembangunan Interkoneksi Sumatera dan Jawa. Biaya yang dihabiskan proyek ini senilai Rp222 miliar dan bertegangan 300 MVA serta panjang transmisi/SKTT 1,5 kms.

"Total 19 proyek, 2.040 MVA, transmisi/SKTT 52,83 kms ini (biaya keseluruhannya adalah) Rp1.379 triliun," tambahnya.

Pihaknya menilai dengan pengoperasian tersebut membuat daya kapasitas meningkat. Sepeti di Tanjung Priok sudah digunakan untuk 500 Mega Volt Amper (MVA), lalu di Gardu Induk Gandul 2.000 MVA.

"Jadi intinya sistem kita instalasi terpasangnya menjadi 2.000 MVA. Artinya kalau ada permintaan pelanggan baru atau kenaikan beban ya kita mampu dan siap sampai 2.000 MVA," tuturnya.


(AHL)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.