Dua Unit PLTU Suralaya Digarap Tahun Depan

    Media Indonesia - 25 September 2019 11:18 WIB
    Dua Unit PLTU Suralaya Digarap Tahun Depan
    Ilustrasi pembangkit listrik. FOTO: dok PLN.
    Banten: PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menargetkan bisa mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya Unit 9 dan 10 pada 2023. Saat ini, proyek pembangkit itu masih merampungkan proses pendanaan.

    Dengan beroperasinya unit 9 dan 10, kontribusi PLTU Suralaya terhadap pasokan listrik wilayah Jawa dan Bali akan semakin tinggi.

    "2023 sudah bisa beroperasi. Dengan adanya dua unit baru ini, PLTU akan bisa memikul beban lebih yang berat sekaligus lincah," kata Direktur Operasional I PT Indonesia Power M Hanafi Nur Rifai di PLTU Suralaya, Cilegon, Banten, Selasa, 24 September 2019.

    Nantinya, PLTU Suralaya Unit 9 dan 10 memiliki kapasitas 2x1.000 megawatt. Dengan demikian, kapasitas PLTU Suralaya memiliki total kapasitas sebesar 5.400 megawatt. Adapun nilai investasi unit baru PLTU Suralaya tersebut ialah Rp30 triliun-Rp40 triliun.

    Dengan semakin kuatnya pasokan listrik PLTU Suralaya ke wilayah Jawa dan Bali, diharapkan kejadian black out pada 4 Agustus 2019 tidak terulang kembali.

    Hanafi menambahkan, PLTU Suralaya Unit 9 dan 10 mengusung teknologi baru, yakni ultra super critical, sehingga akan lebih efisien dan ramah lingkungan.

    Selain itu, dua unit baru tersebut juga dilengkapi dengan flew gas desulfurization (FGD), yakni alat untuk mengurangi kadar emisi sulfur yang akan menciptakan efisiensi.

    "Artinya kalau kita bicara misalnya 1 kilogram batu bara menghasilkan 1,5 kwh, dengan ultra super critic bisa 2 kwh atau 2,2 kwh. Itu bisa untuk mengurangi biaya pokok produksi," tambah Vice President Public Relations PLN Dwi Suryo Abdullah.

    PT Indoraya Tenaga, anak usaha PT Indonesia Power, yang menggarap pengerjaan konstruksinya, menargetkan sudah bisa memulai pengerjaan konstruksi pada tahun depan.

    Direktur Operasi PT Indo Raya Tenaga Yudianto Permono mengatakan sindikasi perbankan untuk pembiayaannya diharapkan sudah bisa rampung pada akhir tahun ini.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id