Wamen ESDM Minta Suplai Listrik Tercukupi saat Lebaran

    Suci Sedya Utami - 23 Mei 2019 12:56 WIB
    Wamen ESDM Minta Suplai Listrik Tercukupi saat Lebaran
    Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar (tengah) saat meninjau P2B PLN Gandul, Depok. (FOTO: Medcom.id/Suci Sedya Utami)
    Depok: Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar memantau kesiapan pasokan listrik dan kesiagaan PT PLN (Persero) selama Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 2019.

    Dari pemantauan ini, Arcandra berharap kondisi kelistrikan pada periode Ramadan dan Idulfitri sebaik tahun lalu dan persiapan juga harus dilakukan sebaik mungkin.

    "Kita berharap semua seperti tahun lalu, tidak ada sesuatu yang mengkhawatirkan. Tapi tetap yang namanya persiapan harus dilakukan sebaik mungkin," kata Arcandra saat memantau di Pusat Pengatur Beban (P2B) PLN di Gandul, Depok, Jawa Barat, Kamis, 23 Mei 2019.

    Arcandra ingin agar PLN bisa menyiapkan pasokan listrik secara andal di momen Ramadan dan Lebaran. Oleh karena itu ia meminta PLN untuk memastikan seluruh kesiapan hingga detail sehingga bisa mengantisipasi jika terjadi hal yang kurang baik.

    "Kesiapan pasokan listrik sangat penting, agar masyarakat bisa menikmati Lebaran bersama keluarga dengan nyaman dan terang. Untuk itu kami pastikan keandalan dan ketersediaan suplai listrik selama Lebaran dalam kondisi cukup," tutur dia.

    Berdasarkan pengalaman selama ini, beban puncak pada saat Idulfitri pada umumnya lebih rendah dibandingkan dengan beban puncak pada kondisi hari kerja dikarenakan banyaknya industri yang berhenti beroperasi (libur).

    "Karena banyaknya industri dan perkantoran yang libur, biasanya memang beban puncak menurun, namun kami akan tetap pastikan suplai dan keandalan tetap terjaga," ungkap Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Tengah Amir Rosidin.

    Meski demikian PLN tetap akan menyiapkan satuan tugas distribusi yang tersebar di seluruh wilayah. Hal ini untuk menjamin pasokan listrik dan antisipasi gangguan jaringan selama Ramadan hingga Lebaran nanti.

    "PLN telah menetapkan masa siaga Lebaran dari H-15 sampai dengan H+15 dengan membentuk Posko Lebaran yang beroperasi 24 jam. Meski kebutuhan pasokan listrik saat Lebaran menurun, keandalan sistem harus dijaga," imbuh Amir.

    Sementara itu sejumlah upaya telah dilakukan untuk memastikan kesiapan dan keandalan sistem kelistrikan meliputi kesiapan (availability) unit pembangkit, penguatan jaringan transmisi dan distribusi. Kemudian menghentikan sementara pemeliharaan instalasi di transmisi dan gardu induk kecuali pekerjaan emergency/perbaikan kerusakan atau gangguan peralatan.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id