Hingga 2017, 50 Perusahaan Bangun Smelter

    Suci Sedya Utami - 11 Januari 2018 19:50 WIB
    Hingga 2017, 50 Perusahaan Bangun <i>Smelter</i>
    Smelter. ANT/M AGUNG RAJASA.
    Jakarta: Sejak diwajibkannya pembagunan fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) pada 2014 hingga 2017, terdapat 50 perusahaan telah menjalankan amanat tersebut.

    "Total sekitar 50 perusahaan yang sudah bangun smelter, terdiri dari enam komoditas," kata Dirjen Minerba Bambang Gatot Ariyanto di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Kamis, 11 Januari 2018.

    Data dari Direktorat Jenderal Minerba ada, di 2017 ada 24 perusahaan yang telah menyelesaikan pembangunan smelter. Sementara sisanya 26 perusahaan masih dalam proses pembangunan.

    Bambang mengatakan pembangunan tersebut masih berkembang terus. Artinya belum sepenuhnya selesai. Dirinya menyebut ada 24 perusahaan yang progres pembangunannya mencapai 50-100 persen, 

    Sedangkan untuk yang progresnya 0-50 persen yakni sekitar 21 perusahaan. Sementara sisanya tidak dirinci oleh Bambang.

    "Logam nikel berkembang baik, (smelter) yang telah selesai 100% mencakup nikel 15, bauksit dua, tembaga satu, besi empat, dan mangan dua. Progress 50-100 persen yakni nikel tiga, besi satu, timbal dan zink satu. Sementara progress 0-50 persen terdiri dari nikel 12, bauksit empat, tembaga dua, besi satu, timbal dan zink dua," tandas Bambang.



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id