comscore

PGN Bukukan Laba Rp1,7 Triliun di Kuartal I-2022

Annisa ayu artanti - 28 April 2022 18:50 WIB
PGN Bukukan Laba Rp1,7 Triliun di Kuartal I-2022
PGN. Foto : MI/Galih.
Jakarta: PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), subholding gas PT Pertamina mencatat laba bersih yang diatribusikan pada entitas induk USD118,5 juta atau Rp1,7 triliun (kurs Rp14.345 per USD).

Mengutip laporan keuangan perseroan, Kamis, 28 April 2022, laba tersebut meningkat dibandingkan perolehan di periode yang sama tahun lalu yang sebesar USD61,57 triliun.
Peningkatan laba tersebut didorong oleh peningkatan pendapatan usaha perseroan yang tercatat naik dari USD733,15 juta pada kuartal I-2021 menjadi USD836,91 juta pada kuartal II-2022.

Dari pendapatan tersebut, PGN mencatatkan, laba bruto sebesar USD186 juta, laba operasi sebesar  USD154,3 Juta dan EBITDA sebesar USD313,4 juta.

"Alhamdulilah PGN berhasil melanjutkan kinerja positif 2022. Pemulihan kinerja operasional dari pemulihan ekonomi dan keberhasilan pengelolaan pandemi pemerintah menopang kinerja keuangan PGN sampai dengan kuartal I 2022," kata Direktur Utama PGN M. Haryo Yunianto dikutip dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 28 April 2022.

Ia menjelaskan, kinerja volume niaga gas periode Januari hingga Maret 2022 mencapai 915 BBTUD. Sedangkan untuk volume transmisi sebesar 1.325 MMSCFD.

Peningkatan volume lifting minyak dan gas pada periode ini menjadi 25.557 BOEPD dari 16.562 BOEPD serta adanya kenaikan ICP yang tinggi memberikan dampak signifikan terhadap kinerja keuangan perseroan.

Adapun untuk transportasi minyak juga menunjukkan kenaikan kinerja yang sangat signifikan yang mencapai 2,1 MMBOE dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai 0,8 MMBOE.
 
Demikian juga kinerja LPG processing mencapai sebesar 139 Ton per hari meningkat signifikan dibandingkan periode tahun sebelumnya sebesar 121 ton per hari.

Lebih lanjut, Haryo menyampaikan, sampai dengan Maret 2022, total pelanggan PGN telah mencapai 750.660 pelanggan dengan rincian 746.307 rumah tangga, 2.446 industri dan komersial, serta 1.907 pelanggan kecil.

PGN dalam perannya sebagai Sub Holding Gas, secara berkelanjutan akan menjalankan kegiatan operasional dan investasi agar dapat menciptakan multiplier effect perekonomian nasional.
 
Selain itu, PGN juga memiliki fokus dalam pengembangan utilisasi gas bumi yang ramah lingkungan di masa transisi energi menuju energi terbarukan.

"Kami menjalankan peran yang cukup challenging dalam rangka era transisi energi dari fosil ke EBT. Dengan posisi kunci sebagai salah satu agregator gas bumi di Indonesia, harapan kami adalah dapat mengisi masa transisi ini melalui penyediaan gas bumi sebagai energi bersih kepada masyarakat," pungkas Haryo.

(HUS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id