Hingga Akhir Tahun, Lifting Migas Diperkirakan hanya 98%

    Suci Sedya Utami - 19 Juli 2019 19:35 WIB
    Hingga Akhir Tahun, <i>Lifting</i> Migas Diperkirakan hanya 98%
    Ilustrasi. (FOTO: AFP)
    Jakarta: Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memperkirakan target lifting migas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 tidak akan tercapai.

    Deputi Pengendalian Operasi SKK Migas Fatar Yani Abdurrahman mengatakan perkiraannya yakni mencapai 98 persen dari target di APBN sebesar dua juta barel setara minyak per hari (BOEPD).

    Adapun hingga Juni, realisasi lifting migas mencapai 89 persen dari target di APBN yakni sebesar 1,8 BOEPD. Realisasi tersebut terdiri dari minyak sebesar 752 ribu barel per hari (BOPD) dan gas 1,06 juta BOEPD.

    "Jadi hingga akhir tahun 1997-1998 persen dari target APBN. Masih ada outlook 775 ribu barel untuk minyak. Di akhir tahun tidak akan jauh dari situ," kata Fatar di kantor SKK Migas, Jakarta Selatan, Jumat, 19 Juli 2019.

    Fatar mengatakan penyebabnya karena masalah komersial sehingga harus mengurangi produksi di Kalimantan Timur. Selain itu, karena adanya pengeboran di sumur pengembangan yang tidak sesuai prognosa.

    Dalam kesempatan yang sama, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan guna meningkatkan produksi migas, pihaknya menerapkan beberapa strategi jangka panjang. Pertama  mempertahankan tingkat produksi existing yang tinggi di antaranya dengan melakukan reaktivasi sumur yang tidak berproduksi (idle) serta mengimplementasikan inovasi dan teknologi tepat guna.

    Kedua, menerapkan transformasi dari sumber daya hingga menjadi produksi migas dengan percepatan monetisasi. Kemudian menerapkan strategi enhanced oil recovery (EOR) dan strategi eksplorasi yang intensif.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id