12 Proyek Migas Senilai Rp19,1 Triliun Siap Beroperasi Tahun Ini

    Suci Sedya Utami - 16 Januari 2020 21:26 WIB
    12 Proyek Migas Senilai Rp19,1 Triliun Siap Beroperasi Tahun Ini
    Ilustrasi proyek migas. Foto : AFP.
    Jakarta: Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyatakan ada 12 proyek yang direncanakan akan onstream atau beroperasi di 2020.

    Hal tersebut disampaikan oleh Kepala SKK Migas Di Soetjipto dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI. Total investasi 12 proyek ini senilai USD1,4 miliar atau setara Rp19,1 triliun.

    "Kami laporkan ada 12 onstream project," kata Dwi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 16 Januari 2020.

    Di kuartal pertama yakni ada Proyek Bukit Tua Fase Tiga dengan kontraktor Petronas Carigali Ketapang II Ltd yang direncanakan onstream pada Januari 2020. Saat ini proyek tersebut berada dalam tahap Engineering, Procurement, and Construction (ECP) dan estmasi produksi gasnya sebesar 31,5 juta standar kaki kubik (MMscfd).

    Kemudian proyek Grati Pressure Lowering yang dioperatori oleh Ophir Indonesia (Sampang) Pty Ltd yang direncanakan onstream pada Maret 2020. Saat ini dalam tahap EPC dan estimasi produksi gasnya sebesar 30 MMscfd.

    Lalu proyek Buntal-5 dengan operator Medco E&P Natuna Ltd yang direncanakan onstream pada Maret 2020. Saat ini dalam tahap EPC dan estimasi produksi gasnya sebesar 45 MMscfd.

    Di kuartal kedua ada proyek Sembakun Power Plant yang dioperatori oleh PT Pertamina EP. Proyek ini dijadwalkan onstream pada Juni 2020 dengan estimasi produksi gas seribu barel per hari (bph). Proyek ini merupakan proyek utilisasi pembangkit dengan kapasitas tiga mega watt (MW) + satu MW.

    Kemudian proyek Randu Gunting dengan operator PT PHE Randu Gunting yang direncanakan onstream pada Mei 2020. Saat ini berada dalam tahap Front End Engineering and Design  (FEED) dan estimasi produksi gasnya sebesar tiga MMscfd.

    Lalu proyek Kompresor Betung dengan operator PT Pertamina EP dijadwalkan onstream pada Juni 2020. Proyek ini dalam tahap EPC dan estimasi produksi gasnya sebesar 15 MMscfd.

    Selanjutnya proyek Malacca Strait Fase Satu yang dioperatori oleh EMP Mallaca Strait dijadwalkan onstream pada Juni 2020. Proyek ini dalam tahap tender dan estimasi produksi minyaknya sebesar tiga ribu bph.

    Serta proyek Meliwis yang dioperatori oleh Ophir Indnesia (Madura Offshore) Pty Ltd yang diperkirakan onstream pada Juni 2020. Proyek ini alam tahap EPC dan estimasi produksi gasnya sebesar 20 MMscfd.

    Di kuartal ketiga ada proyek Cantik dengan operator PT Sele Raya Belida yang dijadwalkan onstream pada Juli 2020. Proyek ini dalam tahap EPC dan diestimasikan mampu memproduksi gas sebesar 2,5 MMscfd.

    Kemudian proyek Kompresor LP-MP SKG-19 dengan operator PT Pertamina EP yang dijadwalkan onstream pada Juli 2020. Proyek ini dalam tahap EPC dan diestimasikan mampu memproduksi gas 150 MMscfd.

    Lalu proyek Paciko 8A dengan operator PT Pertamina Hulu Mahakam yang dijadwalkan onstream Agustus 2020. Proyek ini dalam tahap EPC dan diestimasikan mampu memproduksi gas delapan MMscfd.

    Serta proyek Merakes yang dioperatori oleh En East Sepnggan Ltd yang dijadwalkan beroperasi September 2020. Proyek ini dalam tahap EPC dan perkiraan produksi gasnya sebesar 360 MMsfd.

    Pada 2019 produksi minyak mengalami penurunan Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) produksi siap jual (lifting) aktual untuk minyak sebesar 746,2 ribu bph lebih tendah dari target dalam APBN  yang sebesar 775 ribu bph dan realisasi 2018 yang sebesar 778 ribu bph.

    Demikian juga dengan lifting gas yang tidak sesuai target. Dalam APBN ditargetkan  2,025 juta barel ekuivalen minyak per hari (bopd) namun realisasinya sebesar 1.060 juta bopd. Realisasi ini juga lebih rendah dari realisasi tahun lalu yang sebesar 1,139 juta bopd. Tahun ini lifting minyak ditargetkan sebesar 755 ribu bph dan gas sebesar 1,191 juta boepd.



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id