• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Pemerintah Fasilitasi Impor LPG dari Aljazair

Annisa ayu artanti - 14 Maret 2018 01:06 wib
Ilustrasi -- Foto: Antara/ Dhoni Setiawan
Ilustrasi -- Foto: Antara/ Dhoni Setiawan

Jakarta: Pemerintah akan memfasilitasi kerja sama pembelian Liquefied Petroleum Gas (LPG) dari Aljazair antara PT Pertamina (Persero) dan Sonatrach. Kerja sama tersebut guna mendapatkan harga LPG yang lebih murah.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengatakan kerja sama kedua perusahaan itu nantinya berbentuk business to business (B to B).

"Untuk impor LPG kemungkinan di Algeria skemanya tetap bisnis to bisnis antara Pertamina dan Sonatrach. Namun demikian G to G nya pemerintah membantu sebisa mungkin apa yang bisa dibantu sehingga hubungan Sonatrach dan Pertamina bisa berjalan sesuai dengan yang kita harapkan," kata Arcandra di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa 13 Maret 2018.

Arcandra menuturkan, kemungkinan harga LPG dari Sonatrach bisa lebih murah karena impor akan dilakukan secara langsung tanpa melalui pihak ketiga.

"Bantuan dalam negosiasi tersebut misalnya spesial harga yang bisa diberikan sehingga kita mendapatkan manfaatkan harga lebih murah karena deal langsung dengan Sonatrach tanpa pihak ketiga," jelas Arcandra.

Seperti diketahui, mayoritas kebutuhan LPG nasional dipasok dari luar negeri atau impor. Hanya sekitar 40 persen pasokan LPG yang berasal dari dalam negeri. 





(Des)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.