Energi Terbarukan Hemat APBN

    13 Mei 2019 06:57 WIB
    Energi Terbarukan Hemat APBN
    Ilustrasi. (FOTO: MI/Panca Syurkani)
    Jakarta: Rencana pemerintah menghentikan impor solar dalam waktu dekat menjadi momentum yang tepat dalam mengoptimalkan pemanfaatan energi terbarukan.

    Langkah itu akan menghemat belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk bahan bakar fosil hingga triliunan rupiah.

    "(Setop impor solar) ide dan kebijakan yang cemerlang," kata anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Sonny Keraf kepada wartawan di Jakarta, Minggu, 12 Mei 2019.

    Kebijakan menghentikan impor solar dinyatakan Menko Perekonomian Darmin Nasution, Jumat, 10 Mei 2019. Penghentian impor solar dan avtur disebabkan pemerintah ingin mengoptimalkan produksi dalam negeri sekaligus menyeimbangkan defisit neraca transaksi berjalan.

    Baca juga: Bakal Setop Impor Solar, RI Maksimalkan Pasokan Domestik

    Soal protes yang kerap dari organisasi yang mengatasnamakan lingkungan terhadap proyek pembangkit listrik energi terbarukan, Sonny menyayangkan hal itu. Menurut dia, LSM lingkungan sering melihat hanya pada satu aspek, misalnya konservasi ekosistem hutan dan keanekaragaman hayati.

    "Padahal, energi terbarukan, seperti PLTA dan geotermal, juga diperlukan untuk kepentingan lingkungan hidup, khususnya pengurangan emisi karbon dari bahan bakar fosil," katanya.

    Dia meminta mereka yang kerap protes pada pengembangan energi terbarukan untuk mau duduk bersama mencari jalan tengah. "Agar kedua-duanya (energi terbarukan dan konservasi ekosistem) bisa jalan tanpa saling menegasi," katanya.

    Saat ini sejumlah proyek PLTA sedang dibangun. Salah satunya ialah PLTA Batangtoru di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara.

    Saat beroperasi 2022, PLTA Batang Toru akan menghemat solar pembangkit listrik hingga USD400 juta atau Rp5,6 triliun per tahun. PLTA itu dapat mengurangi emisi gas rumah kaca 1,6 juta-2,2 juta metrik ton CO2 per tahun. (Media Indonesia)



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id