2020, Pemerintah Bayar Cicilan Utang ke Pertamina Rp2,5 Triliun

    Annisa ayu artanti - 06 September 2019 18:56 WIB
    2020, Pemerintah Bayar Cicilan Utang ke Pertamina Rp2,5 Triliun
    Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani. FOTO: Medcom.id/Desi Angriani.
    Jakarta: Pemerintah akan membayar utang kepada PT Pertamina (Persero) sebesar Rp2,5 triliun atas kompensasi selisih harga penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM).

    Anggaran cicilan utang tersebut masuk dalam postur sementara Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020.

    "Iya itu (untuk pembayaran ke Pertamina)," kata Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani saat dihubungi wartawan, di Jakarta, Jumat, 6 September 2019.

    Askolani menjelaskan anggaran tersebut diajukan dalam postur sementara RAPBN 2020 berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

    "Itu berdasarkan hasil audit BPK," katanya.

    Dalam laporan keuangan Pertamina tahun buku 2018 terdapat kewajiban pembayaran pemerintah berupa kompensasi atas selisih harga penjualan BBM sebesar USD3,1 miliar atau sekitar Rp44 triliun dengan kurs Rp14.200 per USD.

    Akhir Agustus lalu, Direktur Keuangan Pertamina Pahala Mansyuri juga mengatakan perusahaan mencatat utang pemerintah bertambah USD500 juta atau sekitar Rp7,1 triliun. Utang tersebut merupakan utang penyaluran subsidi BBM dan elpiji.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id