• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Kajian Mobil Listrik Rampung Agustus

Kautsar Widya Prabowo - 12 Juli 2018 19:15 wib
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. (FOTO: Medcom.id/Desi
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. (FOTO: Medcom.id/Desi Angriani)

Jakarta: Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) masih mempelajari mobil listrik sebelum mempersiapkan pembuatannya. Rencana kajian ini akan selesai dikeluarkan Agustus.

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengatakan pihaknya melakukan kajian bersama para stakeholder, baik dengan regulator maupun perguruan tinggi.

"Mobil listrik sedang kita lakukan studi, baik dengan stakeholder dari segi regulasi maupun dengan perguruan tinggi. Ya studinya selesaikan dulu, Agustus kita keluarkan studinya," ujarnya di Kantor BKPM, Jakarta, Kamis, 12 Juli 2018.

Ia menambahkan, pengkajian tersebut dilakukan ketika produksi selesai dan bisa menyesuaikan dengan kondisi di Indonesia. Menurutnya, kendaraan jenis apapun harus menyesuaikan dengan iklim maupun kondisi jalan raya.

"Studinya tentu disesuaikan dengan kondisi Indonesia, tentu semua kendaraan perlu menyesuaikan terhadap kondisi iklim. Nah ini yang sedang dikaji di ITB, ITS, UGM, dan yang lainnya," tambahnya.

Selain itu, dari sisi regulasi akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk mengetahui kelayakan mobil tersebut. "Regulasi yang kita perlukan di Kemenhub untuk layak darat, sekarang sedang dibahas," imbuhnya.

Dia melanjutkan, mobil listrik nantinya tidak hanya dikaji dari segi kelayakan, tetapi juga dari sisi fiskal yang dikoordinasikan dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Selain itu, pihaknya juga akan segara melakukan edukasi kepada masyarakat terkait kebijakan tarif maupun Pajak Penambahan Nilai Barang Mewah (PPN BM).

"Industri ingin pembelinya adalah publik, sehingga publik harus diedukasi," tutupnya.

 


(AHL)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.