KESDM Catat 11 Perusahaan Berinvestasi Bangun Smelter Nikel

    Annisa ayu artanti - 28 Desember 2017 08:53 WIB
    KESDM Catat 11 Perusahaan Berinvestasi Bangun <i>Smelter</i> Nikel
    Gedung Kementerian ESDM (Foto: MTVN/Ilham Wibowo)
    Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat ada 11 perusahaan yang baru berinvestasi dan dua perusahaan melakukan ekspansi dalam pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian Nikel. Hal itu dilakukan usai dikeluarkannya Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2017.

    Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara, Kementerian ESDM, Bambang Gatot mengatakan minat investasi tersebut meningkat setelah dikeluarkannya Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 6 Tahun 2017. Permen itu memberikan insentif bagi pelaku usaha yang membangun fasilitas pemurnian untuk dapat menjual bijih nikel kadar rendah.

    "Tercatat ada 11 perusahaan yang berinvestasi baru dan dua perusahaan melakukan ekspansi," kata Bambang, di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu malam, 27 Desember 2017.

    Menurutnya insentif yang diberikan mampu mendorong minat pelaku usaha untuk sungguh-sungguh membangun fasilitas pemurnian baru atau bahkan mendorong existing smelter meningkatkan kapasitas fasilitas pemurnian yang telah ada.

    Adapun total investasi yang ditanamkan oleh pengusaha fasilitas pengolahan Nikel sekitar Rp56 triliun dengan kapasitas input 28 juta ton bijih Nikel. "Total investasi yang akan ditanamkan sebesar USD4,3 miliar atau Rp56 triliun," sebut dia.

    Sedangkan untuk komoditas Bauksit, lanjut Bambang, insentif peningkatan nilai tambah mampu mendorong investasi baru untuk membangun empat fasilitas pemurnian. Total investasi tersebut sebesar USD4 miliar atau Rp52 triliun yang akan miningkatkan kemampuan memurnikan bauksit di dalam negeri sebesar 13 ,7 juta ton.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id