ESDM Catat Tunggakan PNBP Sektor Minerba Rp175 Miliar

    Annisa ayu artanti - 05 Juli 2017 20:07 WIB
    ESDM Catat Tunggakan PNBP Sektor Minerba Rp175 Miliar
    Gedung Kementerian ESDM (Dokumentasi Setkab).
    medcom.id, Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat ada tunggakan dari perusahaan mineral dan batubara sebesar Rp175 miliar yang sampai saat ini belum dibayarkan.

    Direktur Penerimaan Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Jonson Pakpahan mengatakan tunggakan itu dilakukan oleh perusahaan tambang yang sudah tidak lagi beroperasi. Perusahaan tambang itu juga belum mengantongi status clear and clean (CnC).

    "Sekitar Rp175 miliar (tunggakan). Perusahaan ini kalau kita lihat datanya tidak ter CNC sekarang itu akan susah, tapi sepanjang identitas kita masih bisa telusuri pemegang saham dan lain-lain pasti kita kejar," kata Jonson di Jakarta, Rabu 5 Juli 2017.

    Jonson tidak menyebutkan nama dan berapa banyak perusahaan yang menunggak tersebut. Namun berdasarkan data Kementerian ESDM per 24 Mei, jumlah perusahaan non CnC yang habis masa berlakunya sebanyak 1.954 Izin Usaha Pertambangan (IUP).

    baca : Menkeu sedang Memfinalisasi Kelanjutan Izin Usaha Freeport

    Sampai semester satu 2017, capaian realisasi PNBP sektor pertambangan mencapai Rp17,1 triliun. Jika dipersentasekan, capaian ini sekitar 52,78 persen dari target yang ditetapkan tahun ini sebesar Rp32,4 triliun.

    PNBP isektor pertambangan berasal dari perusahaan pemegang Kontrak Karya, IUP dan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B). PNBP sektor Minerba dipengaruhi oleh harga komoditas batubara tahun ini lebih baik dari tahun lalu.

     



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id