Pengeboran Sumur Penyangga Kebocoran Minyak Pertamina Tembus 2.110 Meter

    Suci Sedya Utami - 28 Agustus 2019 05:42 WIB
    Pengeboran Sumur Penyangga Kebocoran Minyak Pertamina Tembus 2.110 Meter
    Illustrasi. Dok : AFP.
    Jakarta: PT Pertamina Hulu Energi Offshore Northwest Java (PHE ONWJ) terus mengupayakan secara maksimal untuk menangani kebocoran minyak yang terjadi di Perairan Karawang dengan menutup sumur YYA-1 di Laut Utara Jawa.

    VP Relations Pertamina Hulu Energi (PHE) , Ifki Sukarya menyampaikan saat ini pengeboran relief well YYA-1RW telah menembus kedalaman 6924 feet atau  2110 meter. Relief well adalah sumur pengeboran miring yang tersambung ke titik utama untuk menghentikan semburan minyak dan gas.

    "PHE ONWJ berupaya optimal, agar secepatnya dapat menutup sumur YYA-1 agar tidak lagi menumpahkan minyak,” ujar Ifki dalam keterangan resmi, Selasa, 27 Agustus 2019.

    Ifki mengatakan saat ini pengeboran sumur YYA-1RW berada di tahap locate atau mencari lubang dan menemukan lubang sumur YYA-1.  Setelahnya baru dipompakan lumpur berat ke dalam sumur baru dengan tujuan mematikan sumur YYA-1.

    Setelah sumur YYA-1 dinyatakan mati akan dilakukan monitoring selama 24 jam penuh sebelum nantinya dilanjutkan ke proses plug and abandon atau penutupan sumur secara permanen.  

    PHE ONWJ memakai perusahaan well control kelas dunia untuk mematikan sumur YYA-1 itu yakni Boots & Coots. Perusahaan asal AS itu berpengalaman dan telah terbukti menghentikan insiden serupa sumur YYA-1, dengan skala jauh lebih besar di Teluk Meksiko.

    Sementara itu, proses kompensasi warga terdampak terus berjalan. Setelah proses pengumpulan data di lapangan, kini proses verifikasi terus dilakukan. Proses verifikasi ini dibantu oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten/Kota, setelah Tim Kompensasi Pemerintah Daerah.

    Setelah proses verifikasi dinyatakan selesai, tahapan selanjutnya adalah tahapan penilaian perhitungan dan diakhiri dengan proses pembayaran cashless. Ifki menegaskan, dalam pembayaran kompensasi tidak ada pihak yang dirugikan.



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id