Penyaluran LPG Subsidi akan Pakai Metode Biometrik dan QR Code

    Suci Sedya Utami - 14 Januari 2020 15:07 WIB
    Penyaluran LPG Subsidi akan Pakai Metode Biometrik dan QR Code
    Ilustrasi. Medcom.id/Daviq Umar Al Faruq
    Jakarta: Pemerintah bakal membatasi penyaluran subsidi liquified Petroleum gas (LPG) 3 kg di tahun ini agar lebih tepat sasaran. Opsinya nanti penyaluran LPG bersubsidi akan menggunakan Quick Response (QR) code atau biometrik wajah.

    Plt Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Djoko Siswanto mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan persiapan untuk menuju subsidi tepat sasaran. Djoko bilang uji coba telah dilakukan di beberapa tempat dengan menggunakan kartu dan lain-lain.

    "Tapi Pertamina paling (efektif) yang pakai QR Code. Nanti yang beli langsung terekam. Misalnya beli tiga tabung Rp100 ribu, nanti langsung transfer ke QR code ini," kata Djoko di kantor Ditjen Migas, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa, 14 Januari 2020.

    Djoko menjelaskan dengan menggunakan QR code atau biometrik nantinya akan terekam dan terdata siapa saja yang menggunakan dan menerima subsidi LPG tersebut. Apakah orang tersebut benar-benar berhak menerima subsidi atau tidak.

    Nantinya jumlah tabung yang didistribusikan pada pengguna juga akan dibatasi. Misalnya saja untuk rumah tangga dalam sebulan hanya boleh tiga tabung, sedangkan UMKM tujuh tabung. Namun opsi tersebut belum final. Opsi tersebut merupakan hasil survei yang dilakukan pihaknya ke rumah tangga.

    Djoko mengatalan pihaknya saat ini masih memonitor dan mengumpulkan data yang tepat terkait jumlah penerima yang berhak. Dia bilang mudah-mudahan tahun ini bisa diimplementasikan. Jika itu diterapkan, maka pemerintah juga akan bisa menghemat anggaran untuk subsidi LPG.

    "Kalau Januari diterapkan penghematan sekitar 30 persen. Kalau pertengahan 10-15 persen. Mudah-mudahan tengah tahun dilakukan," jelas Djoko.

    Mengutip data Kementerian Keuangan, dalam APBN 2020 anggaran subsidi LPG 3 kg sebesar Rp50,6 triliun. Sementara outlook di tahun lalu sebesar Rp58 triliun serta secara  volume mencapai 6.524,25 juta kg.



    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id