Gampang Banget Klaim Token Listrik Gratis, Cukup Buka Aplikasi Ini

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 01 Februari 2021 14:41 WIB
    Gampang Banget Klaim Token Listrik Gratis, Cukup Buka Aplikasi Ini
    Ilustrasi subsidi listrik bagi pelanggan 450 VA dan 900 VA - - Foto: Medcom



    Jakarta: Pemerintah memperpanjang stimulus keringanan tagihan listrik bagi masyarakat terdampak pandemi periode Januari-Maret 2021. Jumlah pelanggan yang menerima stimulus ini mencapai 33,74 juta.

    Pelanggan dapat segera mengklaim layanan token listrik gratis PLN via aplikasi PLN Mobile atau di laman stimulus.pln.co.id.






    Diskon listrik 100 persen diberikan kepada pelanggan pascabayar golongan rumah tangga daya 450 volt ampere (VA), bisnis kecil daya 450 VA, dan industri kecil daya 450 VA. Adapun untuk pelanggan prabayar, setiap bulannya diberikan token gratis yang besarannya sama seperti sebelumnya.
     
    Sementara diskon 50 persen diberikan kepada golongan pelanggan rumah tangga 900 VA bersubsidi pascabayar. Kemudian bagi pelanggan prabayar diskon 50 persen langsung diterima saat membeli token (harga belum termasuk PPJ).

    Untuk stimulus token listrik gratis di bulan Februari bisa dicek melalui aplikasi PLN mobile atau laman https://stimulus.pln.co.id/.

    Berikut cara klaim token listrik gratis via aplikasi dan laman stimulus.pln.co.id :

    Cek via aplikasi PLN Mobile

    1. Buka aplikasi PLN Mobile.
    2. Klik "PLN Peduli Covid-19" pada bagian Info & Promo.
    3. Masukkan ID pelanggan atau nomor meter.
    4. Token gratis akan muncul.
    5. Pelanggan tinggal memasukkan token gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID pelanggan.

    Cek via laman stimulus.pln.co.id

    1. Buka laman stimulus.pln.co.id
    2. Masukkan nomor meteran atau ID pelanggan
    3. Akan muncul token listrik gratis di layar
    4. Masukkan kode token listrik sesuai ID pelanggan yang didaftarkan tadi

    Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana mengatakan secara umum pelaksanaan perpanjangan stimulus serupa dengan tahun lalu. Hanya saja, mekanisme pemberian stimulus ini cukup berbeda dengan mempertimbangkan batasan minimal jam nyala.
     
    "Ketentuannya mempertimbangkan batasan minimal jam nyala per bulan," kata Rida dalam webinar.

    Dalam kesempatan yang sama, Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PT PLN (Persero) Bob Saril mengatakan perbedaan mekanisme tersebut berlaku untuk pelanggan rumah tangga daya 450 VA dan 900 VA baik pasca bayar maupun prabayar.
     
    Untuk pascabayar daya 450 VA di tahun lalu semua pemakaian listriknya dibebaskan dari tagihan atau diskon 100 persen. Di tahun ini yang diberikan diskon yakni untuk pemakaian setara dengan 720 jam nyala per bulan atau 324 kilowatt hour (kWh).

    Baca: Ingat! Diskon Tagihan hanya untuk Nyala Listrik 720 Jam
     
    Demikian juga untuk daya 900 VA yang di tahun lalu, semua pemakaiannya diberikan diskon tarif 50 persen, di tahun ini yang diberikan diskon hanya apabila pemakaiannya setara 720 jam nyala atau 648 kWh. Adapun pemakanan di atas 720 jam akan dikenakan tarif normal sesuai yang berlaku.
     
    "Di atas itu maka dikenakan tarif normal subsidi. Jadi memang tarifnya (sebelum ada stimulus) sudah disubsidi," kata Bob.
     
    Ia mencontohkan apabila dalam sebulan pemakaian listrik pelanggan sebesar 800 jam nyala, maka yang diberikan diskon hanya yang 720 jam nyala. Sedangkan sisanya 80 jam nyala akan diberlakukan tarif normal.
     
    Sementara untuk pelanggan prabayar daya 450 VA tahun lalu diberikan token gratis sebesar pemakaian tertinggi di Desember 2019-Februari 2020 dan di tahun ini masih sama.
     
    Sedangkan daya 900 VA tahun lalu diberikan diskon 50 persen terhadap konsumsi kWh bulanan tertinggi di Desember 2019-Februari 2020 diberikan dalam bentuk token gratis. Untuk tahun ini diskon diberikan 50 persen ketika pelanggan melakukan transaksi pembelian token.

    "Khusus daya 900 VA saat ini tidak lagi demikian (seperti 2020) mekanismenya, mereka harus membeli token kemudian tokennya akan diberi diskon 50 persen. Jadi transaksinya harus beli token dulu, dan di dalam itu sudah tercakup ada 50 persennya diskon," jelas Bob.

    (UWA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id