Enam Lapangan Migas Dikebut Beroperasi di Akhir Tahun

    Suci Sedya Utami - 05 November 2019 19:47 WIB
    Enam Lapangan Migas Dikebut Beroperasi di Akhir Tahun
    Ilustrasi. FOTO: AFP.
    Jakarta: Satuan Kerja Khusus Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyatakan masih ada enam lapangan migas yang tersisa dari target 10 lapangan onstream atau operasi di tahun ini.

    Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Wisnu Prabawa Taher mengatakan enam lapangan tersebut dikebut untuk beroperasi di sisa dua bulan menuju akhir tahun yakni di November dan Desember.

    "Kita November-Desember ini ada sekitar tambahan enam proyek onstream," kata Wisnu dalam bincang santai di daerah Jakarta Pusat, Selasa, 5 November 2019.

    Ke enam proyek tersebut di antaranya Bukit Tua Fase 3 yang dioperatori oleh Petronas Carigali Ketapang II Ltd. Target beroperasi lapangan tersebut yakni di November. Kemudian proyek  Buntal-5 yang dioperatori oleh Medco EP & Natuna Ltd yang ditargetkan beroperasi pada November.

    Lalu proyek Bison-Iguana-Gajah Putri yang dioperatori oleh Premier Oil Natuna Sea B.V yang ditargetkan beroperasi November. Disusul proyek Temelat yang dioperatori oleh PT Medco E&P Indonesia ditargetkan beroperasi November.

    Selanjutnya ada proyek Panen yang dioperatori oleh PetroChina International Jabung Ltd yang ditargetkan beroperasi November. Serta proyek Kedung Keris yang dioperatori oleh ExxonMobil Cepu Ltd yang ditergetkan beroperasi Desember.

    Wisnu menambahkan dari enam lapangan migas yang akan beroperasi tersebut nantinya akan ada tambahan produksi gas sebesar 124-125 standar kaki kubik per hari (mmscfd) dan minyak sebesar 8.500 barel per hari (bph).

    Adapun lapangan atau proyek yang telah beroperasi di tahun ini di antaranya yakni Terang Sirasun Batur Phase-2 yang dikelola oleh Kangean Energy Indonesia Ltd. Kemudian proyek Seng  Segat yang dikelola EMP Bentu Ltd.

    Lalu proyek Ario-Damar-Sriwijaya Fase-2 yang dioperatori oleh PT Tropik Energi Pandan. Serta proyek Suban Compression yang dioperatori oleh ConocoPhillips (Grissik) Ltd.

    Wakil Kepala SKK Migas Fatar Yani Abdurrahman sebelumnya mengatakan ada 11 lapangan yang ditargetkan onstream di 2019. Namun, satu di antaranya yakni lapangan YY yang mengalami insiden kebocoran sejak Agustus lalu, sehingga membuat lapangan tersebut gagal beroperasi.

    "Awalnya ada 11 proyek tapi gagal di ONWJ (YY). Hingga akhir tahun jadinya 10 proyek akan onstream," jelas Fatar.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id