4.743 Rumah Tangga di Dumai Tersambung Jaringan Gas

    Suci Sedya Utami - 26 November 2019 11:04 WIB
    4.743 Rumah Tangga di Dumai Tersambung Jaringan Gas
    Seorang teknisi membantu memasang jaringan gas bumi di sebuah rumah. Foto: dok MI.
    Riau: Sebanyak 4.743 jaringan gas (jargas) telah terbangun dan mengaliri dapur rumah tangga masyarakat di Kota Dumai, Riau. Kehadiran jargas membantu perekonomian masyarakat di wilayah tersebut.

    Pembangunan jargas tersebut dipusatkan di kelurahan yaitu 1.283 sambungan rumah tangga di Kelurahan Teluk Binjai. Serta 3.460 sambungan rumag tangga di Kelurahan Jaya Mukti.

    Direktur Perencanaan dan Pembangunan Migas Ditjen Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Alimuddin Baso mengatakan pembangunan jargas memberikan dampak positif kepada masyarakat melalui penghematan pengeluaran biaya bahan bakar. Kemudian membantu ekonomi masyarakat menuju ekonomi mandiri dan ramah lingkungan serta mengurangi beban subsidi BBM dan/atau LPG (elpiji) pada sektor rumah tangga.

    "Pemanfaatan gas bumi untuk rumah tangga selain lebih menghemat subsidi elpiji yaitu sekitar Rp178 miliar per tahun atau jumlah impor elpiji yang berkurang sekitar 25.500 ton per tahun," kata Alimuddin seperti dilansir di laman resmi Kementerian ESDM, Selasa, 26 November 2019.

    Pembangunan tersebut, sambung Alimuddin, memanfaatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 yang menyasar ke 16 lokasi. Antara lain Kabupaten Aceh Utara, Kota Dumai, Kota Jambi, Kota Palembang, Kota Depok, Kota Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Cirebon, Kota Lamongan, Kabupaten Kutai Kertanegara, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, Kota Mojokerto, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Banggai, dan Kabupaten Wajo.

    Senada dengan Alimuddin, SVP Strategic Stakeholder Management PGN Santiaji Gunawan mengatakan penggunaan jargas lebih praktis lantaran dapat digunakan 24 jam serta lebih aman dikarenakan tekanan jargas lebih rendah dari tekanan elpiji. Artinya, apabila ada kebocoran, gas langsung naik ke atas ke udara bebas.

    "Dengan pemanfaatan gas bumi melalui jargas di Dumai, masyarakat dapat meningkatkan taraf hidup perekonomian dengan efisiensi yang didapatkan. Melalui energi baik yang mengalir nonstop 24/7, masyarakat akan mendapatkan nilai lebih," imbuh Santiaji.

    Untuk pasokan gas berasal dari PT Energi Mega Persada (EMP) dengan panjang pipa jargas yang dibangun PGN mencapai lebih kurang 89 km, meliputi 79 km pipa PE 63 mm, ditambah 1,6 km pipa PE 180 mm, dan pipa CS 4 inchi sepanjang 112 meter.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id