PLBC Produksi BBM Standar Kelas Dunia

    Antara - 07 November 2019 13:04 WIB
    PLBC Produksi BBM Standar Kelas Dunia
    Ilustrasi. FOTO: Dok MI
    Jakarta: Proyek Langit Biru Cilacap (PLBC) menjadi era baru bagi Pertamina untuk memproduksi BBM kelas dunia berstandar Euro 4. Secara resmi pengoperasian PLBC telah diintegrasikan dengan Refienery Unit IV Cilacap sehingga produksi BBM berkualitas meningkat siginfikan.

    "Dengan beroperasinya PLBC, kapasitas produksi pertamax di Kilang Cilacap meningkat signifikan menjadi 1,6 juta barel per bulan dari sebelumnya 1 juta barel," kata Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia Pertamina Ignatius Talullembang, seperti dikutip dari Antara, Kamis, 7 November 2019.

    BBM yang diproduksi adalah BBM jenis pertamax atau setara dengan Euro 4 sesuai dengan standar internasional dan sesuai dengan yang disyaratkan oleh Kementerian Kehutanan Lingkungan Hidup (KLHK) untuk kandungan Reseacrh Octane Number (RON) BBM yang ramah lingkungan.

    Produksi BBM standar Euro 4 ini juga menjawab kebutuhan industri otomotif yang memproduksi kendaraan bermotor mutakhir dengan engine system sesuai dengan spek BBM standar Euro 4. Dengan demikian, lanjut Ignatius, beroperasinya PLBC ini telah mempercepat Kilang Cilacap untuk memproduksi BBM kelas dunia.

    Beroperasinya PLBC, tambah Ignatius, akan mengurangi impor High Octane Mogas Component (HOMC) sebagai komponen blending produk gasoline secara signifikan sehingga berdampak positif pada upaya pemerintah memperkuat cadangan devisa negara.

    "PLBC ini akan memperkuat cadangan devisa negara dan akan berkontribusi terhadap GDP Indonesia sekitar 0,12 persen," ujar Ignatius

    Saat konstruksi, PLBC menyerap sekitar 2.500 tenaga pekerja, dengan lebih dari 70 persen di antaranya adalah pekerja lokal Cilacap. Dengan masa pengerjaan proyek selama 4 tahun, proyek senilai USD392 juta ini telah meraih pencapaian jam kerja aman tanpa Lost Time Injury (LTI) lebih dari 17 juta jam kerja aman.

    Kilang Cilacap merupakan salah satu kilang besar Pertamina yang berperan dalam menjaga swasembada dan kemandirian energi nasional. Dengan beroperasinya PLBC yang terintegrasi dengan Kilang Cilacap, kapasitas operasinya menyumbang sekitar 33,4 persen dari total kapasitas kilang nasional.

    "Beroperasinya PLBC yang terintegrasi dengan RU IV, operasi Kilang Cilacap ini telah siap untuk memenuhi tuntutan global dan nasoinal terhadap kebutuhan BBM berkualitas tinggi," pungkas Ignatius.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id