• DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK : Tanggal 17 AGUSTUS 2018 terkumpul RP 12.710.947.522

Cegah Kecurangan BBM Bersubsidi ala BPH Migas

Annisa ayu artanti - 16 Mei 2018 18:52 wib
Ilustrasi. (Foto: Antara/Adimaja).
Ilustrasi. (Foto: Antara/Adimaja).

Jakarta: Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH) Migas akan memasang teknologi canggih di setiap nozzle dispenser untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi pada tiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Disampaikan Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa, dalam mencegah kecurangan selama ini untuk mengecek serapan volume BBM subsidi BPH Migas hanya melakukan sampling di beberapa SPBU. Melalui teknologi yang dipasang di setiap nozzle, maka akan diketahui serapan volume BBM subsidi secara real time.

Ia menyebutkan sebelumnya BPH Migas hanya mengecek serapan BBM subsidi di 256 SPBU. Saat pengecekan itu ditemukan selisih volume. Maka diwajibkan mengadakan teknologi pada nozzle supaya data lebih akurat. 

"SPBU ada 7.495, BPH tidak mampu mengecek satu-satu di setiap nozzle. Dulu saja kita cuma mengecek 256 SPBU ada temuan selisih. Makannya kita minta pakai IT," kata Fanshurullah di Kantor BPH Migas, Jakarta, Rabu, 16 Mei 2018.

Fanshurullah menjelaskan, keputusan memasang teknologi di setiap nozzle BBM bersubsidi adalah keputusan tiga menteri yaitu Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Menteri Keuangan, dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Pemerintah menginginkan penyaluran BBM subsidi tepat sasaran, tepat volume, dan tepat guna.

"Itu kesepakatan tiga menteri pada 8 Maret. Menteri ESDM, Menkeu, dan Menteri BUMN. Saya ada di sana saat itu. Kemudian ada surat Menteri ESDM dijawab Menkeu. Dan kita komitmen juga dalam SK BPH migas mewajibkan pakai IT," jelas dia

Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati menjelaskan sebagai operator penyaluran BBM perusahaannya berkomitmen untuk mengadakan teknologi tersebut.

Pertamina akan menggandeng BUMN lain dalam bentuk sinergi BUMN untuk pemasangan teknologi di nozzle. "Bisa gandeng BUMN lain sinergi, punya kompetensi dan pengalaman bangun sistem IT yang masif," ucap Nicke.

Secara bertahap, pemasangan teknologi pada nozzle ini diharapkan dapat diimplementasikan mulai tahun.


(AHL)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.