Harga Aset Kripto Ethereum Tembus Rp52,5 Juta

    Husen Miftahudin - 05 Mei 2021 15:41 WIB
    Harga Aset Kripto Ethereum Tembus Rp52,5 Juta
    CEO Indodax Oscar Darmawan Indodax



    Jakarta: Harga aset kripto Ethereum mencapai harga tertinggi sepanjang sejarah (all time high), yakni menembus Rp52,5 juta pada Selasa kemarin. Ethereum meningkat lima kali lipat dari awal tahun ini, dan berpotensi akan terus mengalami kenaikan.

    Pada awal tahun ini, harga Ethereum hanya sekitar Rp10 juta dan pekan lalu mencapai Rp40 juta. Bila dihitung secara tahunan (yoy), harga Ethereum naik ribuan persen. Pasalnya pada Mei 2020 lalu, harga Ethereum hanya sekitar Rp3,5 juta.






    CEO Indodax Oscar Darmawan mengatakan kenaikan ini terjadi lantaran para developer blockchain, khususnya decentralized finance, siap menyambut upgrade jaringan Ethereum ke Ethereum 2.0. Bahkan total kapitalisasi pasar decentralized finance (DeFi) telah mencapai US100 miliar.

    "Ethereum merupakan kripto yang memiliki jaringan untuk melahirkan kripto baru, seperti decentralized finance. Para developer DeFi siap menyambut perubahan jaringan Ethereum yang lebih cepat dan lebih murah karena Ethereum sedang upgrade ke Ethereum 2.0," ujar Oscar dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 5 Mei 2021.

    Menurut Oscar, dalam upgrade Ethereum terdapat peta jalan proof of staking, termasuk dengan fitur sharding. Fitur ini akan memperluas kapasitas Ethereum untuk memproses transaksi dengan membagi database menjadi 64 blockchain mini baru.

    "Inilah yang akan mengatasi kemacetan di jaringan blockchain. Upgrade Ethereum 2.0 merupakan upgrade yang membuat Ethereum jauh lebih baik. Para developer dan investor sudah siap menyambut evolusi dari Ethereum," tuturnya.

    Kenaikan harga ini juga terjadi karena banyaknya penggunaan sistem pelelangan Non Fungible Token (NFT) yang memudahkan para pekerja seni seperti animator, fotografer, dan pencipta teknologi seperti developer bisa menjual karyanya melalui sistem lelang. NFT banyak menggunakan jaringan blockchain Ethereum dan pembayaran lelangnya juga menggunakan token tersebut.

    "Ethereum adalah wadah bagi DeFi dan NFT, keduanya sedang hype. Makanya harga Ethereum sedang meningkat," jelas Oscar.

    Selain itu, upgrade EIP-1559 akan terjadi pada pertengahan tahun ini yang diharapkan akan menjadi potensi peningkatan harga Ethereum di masa mendatang. EIP-1559 akan membuat Ethereum burn atau dibakar, ini adalah salah satu cara Ethereum untuk mengurangi pasokan maksimal di masa mendatang.

    "Ethereum memiliki kekurangan karena supply-nya yang unlimited atau tidak terbatas. Jadi, supply Ethereum akan berkurang pada tahun-tahun ke depan. Semakin langka pasokan sebuah aset kripto, maka harganya juga semakin tinggi. Inilah alasan kenaikan Ethereum di masa mendatang," ucap dia,

    Sebagai wadah lahirnya aset kripto, Ethereum masih bisa naik lagi, jika adanya ditemukan ekosistem baru di dunia kripto dan blockchain. Seperti yang terjadi pada ekosistem DeFi dan NFT.

    "Tahun-tahun lalu, kita tidak pernah mendengar DeFi dan NFT. Tapi mereka hadir dan marak digunakan. Jika ada ekosistem baru, Ethereum siap menyambutnya dan harganya juga akan semakin meningkat," pungkas Oscar.

    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id