5 Dompet Digital dengan Transaksi Terbesar

    Ilham wibowo - 02 September 2020 17:25 WIB
    5 Dompet Digital dengan Transaksi Terbesar
    Ilustrasi Dompet digita - - Foto: Medcom
    Jakarta: Transaksi nontunai di kalangan masyarakat tumbuh pesat selama masa pandemi covid-19. Penggunaan dompet digital tersebut memiliki banyak keunggulan selain mengurangi risiko penularan wabah.

    MarkPlus, Inc mencatat deretan dompet digital terbaik berdasarkan survei terhadap 502 responden di kota-kota besar dengan penetrasi penggunaan smartphone tertinggi di Indonesia.

    "Kami ingin melihat merek mana yang memiliki pangsa pasar jumlah atau volume transaksi tertinggi dalam tiga bulan terakhir," kata Head of High Tech, Property and Consumer Goods Industry MarkPlus, Inc. Rhesa Dwi Prabowo dalam konferensi pers virtual, Rabu, 2 September 2020.

    Berikut lima dompet digital dengan transaksi terbesar dan paling diminati:

    1. ShopeePay

    Urutan pertama ditempati ShopeePay dengan jumlah responden mencapai 30 persen. Total nominal transaksi terbesar per bulan sekitar Rp149 ribu dengan pangsa pasar sebesar 26 persen dari total volume transaksi e-wallet di Indonesia.

    Menurut Rhesa, integrasi ShopeePay dengan Shopee bisa menangkap peluang dengan berbagai penawaran menarik sehingga nilai transaksinya terus meningkat. Selain itu, ShopeePay juga menjadi merek paling sering digunakan di masa pandemi dengan frekuensi transaksi rata-rata termasuk pengunaannya di toko offline mencapai tujuh kali tiap bulannya.

    Sebanyak 53 persen responden memilih ShopeePay sebagai merek dompet digital yang dianggap paling memudahkan pengalaman belanja online. Kemudian 38 persen responden mengaku telah memanfaatkan tawaran promosi.

    2. OVO

    Dompet digital yang dikelola PT Visionet International ini menempati posisi kedua dengan pangsa pasar 24 persen dari total transaksi e-wallet di Indonesia. Sebanyak 25 persen responden menyukai OVO dengan total nominal transaksi terbesar per bulan sekitar Rp134 ribu dan digunakan rata-rata 6,2 kali tiap bulan.

    Saat ini, OVO juga telah terintegrasi dengan platform toko daring seperti Tokopedia dan sudah digunakan di berbagai pembayaran ritel offline termasuk food and beverages. Layanan OVO juga telah digunakan dalam pembayaran platform transportasi seperti Grab.

    Sebanyak 20 persen responden memilih OVO sebagai merek dompet digital yang dianggap paling memudahkan pengalaman pembayaran nontunai. Kemudian 28 persen responden mengaku telah memanfaatkan tawaran promosi.
     
     

    3. GoPay

    Posisi ketiga diduduki e-wallet besutan PT Dompet Anak Bangsa yang juga anak usaha PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (GoJek). GoPay punya pangsa pasar 23 persen dari total transaksi e-wallet di Indonesia.

    Sebanyak 21 respoden menyukai penggunaan GoPay untuk bertransaksi nontunai di platform Super App Gojek. Total nominal transaksi terbesar per bulan sekitar Rp109 ribu dan digunakan rata-rata 6,1 kali tiap bulan.

    Sebanyak 13 persen responden memilih GoPay sebagai merek dompet digital yang dianggap paling memudahkan pengalaman pembayaran nontunai. Kemudian 20 persen responden mengaku telah memanfaatkan tawaran promosi.

    4. DANA

    Dompet digital yang dikelola perusahaan teknologi finansial (fintech) pembayaran, PT Espay Debit Indonesia Koe, ini menempati urutan empat. DANA bersaing ketat dengan pangsa pasar 19 persen dari total transaksi e-wallet di Indonesia.

    Meski total nominal transaksi terbesar per bulan mencapai sekitar Rp134 ribu, responden yang menyukai pengguna DANA baru sebesar 18 persen.

    Saat ini, DANA juga telah terintegrasi dengan Bukalapak dan muncul sebagai pembayaran nontunai di beragam merchant ritel offline termasuk food and beverages. Frekuensi penggunaan rata-rata sebanyak 6,4 kali tiap bulan.

    Sebanyak 13 persen responden juga memilih DANA sebagai merek dompet digital yang dianggap paling memudahkan pengalaman pembayaran nontunai. Kemudian 11 persen responden mengaku telah memanfaatkan tawaran promosi.

    5. LinkAja

    Urutan kelima ditempati LinkAja dengan pangsa pasar delapan persen dari total transaksi e-wallet di Indonesia. Dompet digital perusahaan BUMN ini disukai lima persen responden.

    Sama halnya dengan DANA, dan OVO, total nominal transaksi terbesar di LinkAja per bulan mencapai sekitar Rp134 ribu. Frekuensi penggunaan LinkAja rata-rata 5,7 kali tiap bulan.

    Sebanyak dua persen responden juga memilih DANA sebagai merek dompet digital yang dianggap paling memudahkan pengalaman pembayaran nontunai. Kemudian tiga persen responden mengaku telah memanfaatkan tawaran promosi.

    (Des)
    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id