Kuartal I-2021, Amar Bank Bukukan Pendapatan Bunga Bersih Rp82 Miliar

    Husen Miftahudin - 01 Juni 2021 09:36 WIB
    Kuartal I-2021, Amar Bank Bukukan Pendapatan Bunga Bersih Rp82 Miliar
    Ilustrasi. Foto : MI/Usman Iskandar.



    Jakarta: PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) atau Amar Bank membukukan pendapatan bunga bersih atau net interest income (NII) sebesar Rp82 miliar. Angka ini meningkat 37,39 persen dibandingkan dengan periode kuartal IV-2020 yang tercatat tumbuh sebesar Rp60 miliar.

    Presiden Direktur Amar Bank Vishal Tulsian mengatakan peningkatan ini dipengaruhi oleh penyaluran kredit yang meningkat sejak akhir 2020. Selain itu, biaya dana (cost of fund) yang turun juga turut berkontribusi terhadap profitabilitas.

     



    Pada akhir kuartal I-2021, portofolio kredit Amar Bank menjadi sebanyak Rp1,76 triliun. Perolehan tersebut tumbuh sebesar 2,85 persen dari posisi akhir 2020 sebesar Rp1,72 triliun.

    "Walaupun pertumbuhan ekonomi nasional tetap terkontraksi sebesar 0,74 persen, Amar Bank terus mendukung masyarakat dan UMKM yang membutuhkan pinjaman dengan tetap memperhatikan kualitas dari calon debitur," tutur Vishal dalam keterangan resminya, Selasa, 1 Juni 2021.

    Dari sisi dana pihak ketiga (DPK) juga terlihat pertumbuhan yang konsisten, yaitu dari Rp2,9 triliun pada akhir 2020 menjadi Rp3,3 triliun pada kuartal I-2021. Sehingga, likuiditas bank tergolong baik dengan Liquidity Coverage Ratio (LCR) pada kuartal I-2021 tercatat sebesar 1.681,39 persen.

    Dengan kondisi likuiditas tersebut dan CAR yang relatif tinggi sebesar 37,63 persen, Amar Bank memiliki ruang yang lebih besar untuk menyalurkan kredit dengan tetap mengedepankan asas kehati-hatian. Bank juga melihat adanya sentimen positif dari kalangan pengusaha untuk meningkatkan kinerja bisnis yang tertunda dan konsumsi masyarakat yang perlahan turut meningkat.

    Namun demikian, sebut dia, pertumbuhan ini tidak membuat Amar Bank kehilangan kewaspadaan terhadap kondisi perekonomian ke depannya. Walaupun vaksin sudah mulai didistribusikan, perekonomian masih secara perlahan menunjukkan perputaran balik yang positif.

    "Ke depannya, kami akan terus berinvestasi pada pengembangan sistem, teknologi, dan sumber daya manusia. Selain itu, kami juga akan terus menjaga dengan baik pelayanan terhadap nasabah secara digital melalui produk Tunaiku dan Senyumku (mobile-only digital bank)," tutup Vishal.


    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id