Merger GoTo Bisa Tingkatkan Pengguna Baru Gojek dan Tokopedia

    Arif Wicaksono - 09 Juni 2021 19:06 WIB
    Merger GoTo Bisa Tingkatkan Pengguna Baru Gojek dan Tokopedia
    Tokopedia. Dok : Tokopedia.



    Jakarta: Aksi merger antara dua perusahan teknologi unicorn di Indonesia, yaitu Gojek dan Tokopedia menjadi GoTo diklaim menjadi kolaborasi usaha terbesar di Indonesia. Penggabungan tersebut diperkirakan akan menghasilkan entitas baru dengan valuasi mencapai USD40 miliar atau setara Rp560 triliun. Pascamerger, Gojek dan Tokopedia dikabarkan juga akan menjalankan Initial Public Offering (IPO) di bursa saham Indonesia.

    Besarnya basis konsumen, mitra, maupun penjual yang terlibat dalam aktivitas Gojek dan Tokopedia tentunya bakal berdampak pada luasnya implikasi yang ditimbulkan oleh aksi merger yang dilakukan, terutama pada aktivitas perekonomian Indonesia.

     



    Riset yang dilakukan Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Universitas Indonesia (LPEM UI) menyebutkan, aksi merger ini akan menyumbangkan Rp300 triliun atau 1,9-2,1 persen terhadap PDB serta menciptakan nilai ekonomi langsung sebesar Rp 17-34 triliun.

    “Nilai ekonomi tersebut akan terjadi pada sektor perdagangan, komunikasi dan informasi, restoran, dan pendapatan rumah tangga. Berdasarkan simulasi tersebut, secara makro, penggabungan dua unicorn anak bangsa tersebut diperkirakan akan menambahkan 0,1-0,3 persen dari kontribusi gabungan Gojek dan Tokopedia terhadap PDB, yang dilaporkan mencapai sampai dengan lebih dari dua persen atau sekitar Rp300 triliun,” ujar Tim Peneliti LPEM UI Chaikal Nuryakin dalam keterangan resminya, Rabu, 9 Juni 2021.

    Lebih jauh, penggabungan Tokopedia Gojek menjadi GoTo berpotensi memberikan dampak positif terhadap perekonomian baik secara nasional maupun pada tingkat kabupaten dan kota. Tim Peneliti LPEM UI, Prani Sastiono mengungkapkan hadirnya Tokopedia dan Gojek juga meningkatkan jumlah wirausaha sebesar 2,3 persen, internet entrepreneurs naik 0,22 bps, dan marketplace entrepreneurs naik 0,03 bps.

    “Keberadaan Tokopedia dan Gojek menurunkan entry barriers dalam mendirikan usaha, sehingga mendorong lebih banyak orang/pekerja untuk berwirausaha,” papar Prani.

    Prani menjabarkan dampak signifikan juga terjadi pada kepemilikan rekening tabungan dan kepemilikan asuransi rumah tangga terutama di wilayah kota, masing-masing sebesar 0,9 bps dan 3,45 bps.

    “Dampak makro ekonomi, seperti dampak terhadap PDB dan pengeluaran, secara rata-rata saat ini masih terbatas dan lebih kuat pada daerah perkotaan, yang mengindikasikan perlunya perbaikan akses terhadap ekonomi digital, sehingga dampak positif ekonomi digital dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat. Walaupun demikian, temuan riset mengindikasikan bahwa dampak yang diciptakan bertumbuh sepanjang waktu,” ujarnya
     
    Di sisi lain, Chaikal memaparkan merger berpotensi meningkatkan jumlah transaksi dan jumlah pengguna baru. Melalui penghematan biaya dan peningkatan produktivitas, diperkirakan akan ada 20,4 juta tambahan pengguna layanan same day/instant courier melalui Tokopedia, tambahan 1,3 juta transaksi oleh pengguna lama tokopedia dan dua juta tambahan transaksi dari pengguna lama Gojek.

    “Jumlah pengguna baru juga naik, di mana diperkirakan akan terdapat 3,9 juta pengguna baru Gojek, 9,1 juta pengguna baru Tokopedia, 15,2 juta pengguna baru dompet digital, dan 589 ribu penjual terdaftar baru di Tokopedia,” kata Chaikal.

    Sebagai informasi, dalam memperkirakan kontribusi dampak ekonomi GojekTokopedia, LPEM UI menggunakan hasil survey dengan metode stratified random sampling. Sementara untuk mengukur dampak keberadaan Tokopedia dan Gojek selama 2010-2019 di tingkat kabupaten kota, LPEM menggunakan metode Two-Way Fixed Effects (TWFE) with Group-Time Average Treatment on Treated (ATT) Estimator dan Instrumental-Variables (IV).


    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id