comscore

Pandemi Menolong Indonesia Terdigitalisasi

Ade Hapsari Lestarini - 04 Agustus 2022 15:21 WIB
Pandemi Menolong Indonesia Terdigitalisasi
Country Director Searce Indonesia Benedikta Satya. Foto: dok Searce.
Jakarta: Pandemi covid-19 secara tidak langsung telah membuat semua orang bisa beradaptasi dengan dunia digital. Selain itu, banyaknya perusahaan global yang mencari talenta digital, turut membantu Indonesia lebih siap menghadapi digitalisasi.

"Kalau kita ngomong soal kesiapan Indonesia dalam digitalisasi, sebenarnya enggak cuma dari 2020. Sekarang banyak banget global company yang mulai masuk ke Indonesia. Company-company kecil, kita buka Linkedin, banyak yang sekarang lagi cari country lead, dari company antah berantah," ujar Country Director Searce Indonesia Benedikta Satya, saat berbincang dengan Medcom.id.
Menurut wanita yang kerap disapa Bene ini, potensi Indonesia dalam dunia digital sudah terlihat sejak 2015. Banyak inovasi. Selain itu, Indonesia sudah mulai berkembang dengan banyaknya startup yang bermunculan dari 2015-2020.

"Semua orang melihat peluang itu, jadi memang terpisah, banyak global company yang berbondong-bondong masuk ke Indonesia, Searce salah satunya. Pandemi itu sudah menolong kita (lebih digital)," lanjut dia.
 
Baca juga: Mengenal Lebih Dalam soal Bisnis Cloud

Dia menjelaskan, saat pandemi, globalisasi mulai dilirik. Perusahaan-perusahaan tersebut mulai merangkul para pelaku bisnis untuk berjualan melalui teknologi.

"Barulah mereka mulai aware adanya e-commerce, platform jualan. Dari situ mereka mulai melihat, ketika kita sekarang sudah mulai masuk ke endemi, sebenarnya tantangannya jadi beragam, jadi kaya orang yang tadinya gembar gembor semua harus lewat e-commerce, ketika sudah bisa kembali face to face mulai bergeser lagi," jelas dia.

Menurut dia, saat ini semua pelaku bisnis harus bisa beradaptasi dengan digital. Setiap orang harus bisa mengikuti perubahan, serta harus punya lingkungan yang fleksibel dan mudah untuk diubah.

"Karena kita enggak pernah bisa tahu apakah pandemi seperti di sini, atau ini akan berlanjut ke sesuatu yang lain lagi. Kalau mereka masih konsisten dengan yang dulu, enggak akan mudah. Beda dengan cloud, ketika load naik, ya kita ke level tinggi, ketika turun ya sudah santai. Itu makanya kenapa orang sekarang banyak berpikir lebih mudah investasi dari hardware ke cloud, karena mereka melihat perubahan itu. Bisnis owner harus adaptatif, mereka harus cepat tanggap terhadap perubahan yang ada. Jadi it's a challange, tapi juga opportunity," bebernya.

(AHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id