Peningkatan Transaksi Fintech Jadi Sinyal Baik Pemulihan Ekonomi

    Annisa ayu artanti - 01 September 2020 13:40 WIB
     Peningkatan Transaksi <i>Fintech</i> Jadi Sinyal Baik Pemulihan Ekonomi
    Transaksi digital. Foto ; AFP.
    Jakarta: Peningkatan transaksi melalui financial technology (fintech) akibat pergeseran pola perilaku konsumen ke ranah online sebagai dampak dari pandemi bisa menjadi kunci upaya pemulihan ekonomi nasional.

    General Manager Kredivo Indonesia Lily Suriani mengatakan demikian lantaran sebanyak 28 persen konsumen Asia Tenggara mencoba e-commerce dan melakukan pembayaran digital saat pandemi. Semakin banyak orang melakukan kegiatan ekonomi walaupun secara daring diyakini akan membantu memulihkan ekonomi nasional.

    "Peran fintech di tengah pandemi semakin penting, terlebih dalam turut menjaga daya beli masyarakat. Kemudahan, keamanan, dan fleksibilitas pembayaran yang dihadirkan fintech juga mampu meningkatkan kepercayaan konsumen Indonesia dalam berbelanja online," kata Lily dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 1 September 2020.

    Lily menuturkan lebih dari 70 persen porsi transaksi Kredivo berasal dari e-commerce. Pihaknya juga mencatat peningkatan frekuensi pembelian di e-commerce pada semester I-2020, khususnya pada barang-barang kebutuhan pokok seperti makanan, pulsa/voucher, home appliances, produk kesehatan dan kecantikan, serta produk penunjang hobi dan olahraga.

    Peningkatan jumlah transaksi tersebut sejalan dengan riset yang menunjukkan bahwa konsumen semakin yakin bertransaksi dalam nominal besar. Lily pun merinci, keyakinan tersebut terlihat dari rata-rata nilai transaksi di e-commerce yang meningkat dari 2018 ke 2019.

    Di sisi lain, tren kepercayaan pada transaksi online membuat anak muda mengalokasikan lebih banyak pendapatannya untuk belanja online. Riset yang sama juga menunjukkan konsumen di rentang usia 18-35 tahun mengalokasikan 4,7-5,1 persen dari pendapatannya untuk belanja online. Sementara itu, konsumen berusia di atas 35 tahun membelanjakan 3,6-4,3 persen dari pendapatannya per bulan.

    "Tahun ini kami terus menargetkan penetrasi lebih tinggi lagi dengan menggandeng lebih banyak lagi partner serta menghadirkan inovasi-inovasi lainnya demi mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional bersama pemerintah,” pungkas Lily.


    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id