comscore

Menaker: Digitalisasi Dongkrak Peluang Kerja bagi Penyandang Disabilitas

Desi Angriani - 21 Desember 2021 17:58 WIB
Menaker: Digitalisasi Dongkrak Peluang Kerja bagi Penyandang Disabilitas
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah. Foto : Medcom.
Jakarta: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menilai digitalisasi mampu mendorong peluang kerja yang lebih banyak bagi penyandang disabilitas. Hal ini tercermin dari penyandang disabilitas yang menggunakan internet memiliki prevalensi bekerja lebih tinggi yakni mencapai 49,4 persen.

"Oleh sebab itu, berbagai program pelatihan kepada para penyandang disabilitas tentang cara menggunakan komputer dan internet untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka merupakan suatu kebutuhan, akan tetapi permasalahan akan tetap muncul jika tidak ada penyedia internet di daerah tersebut," kata Ida dikutip dalam siaran pers, Selasa, 21 Desember 2021.
Berdasarkan laporan Organisasi Kesehatan Dunia dan Bank Dunia 2011, setidaknya terdapat satu miliar penduduk di dunia yang hidup dengan satu atau beberapa bentuk disabilitas.

Di Indonesia terdapat 17,9 juta penyandang disabilitas pada 2020 yang terdiri dari 8,13 juta laki-laki dan 9,82 juta perempuan. Sebagian besar penyandang disabilitas berstatus sebagai pekerja informal.

Sekitar tiga perempat pekerja memiliki pekerjaan informal dalam beberapa tahun terakhir. Jumlah ini lebih tinggi dari pekerja umum yang persentasenya sebesar 55,7 persen bekerja di sektor informal pada 2019.

Ida mengungkapkan penyandang disabilitas yang tinggal di pedesaan justru memiliki peluang lebih besar untuk bekerja dibandingkan di perkotaan. Hal ini dikarenakan daerah pedesaan memiliki ketersediaan lapangan kerja di sektor tradisional dengan keterampilan rendah.

"Banyak penyandang disabilitas yang bekerja di sektor pertanian sebagai pekerja pertanian terampil. Di daerah perkotaan, yang pekerjaannya membutuhkan keterampilan yang lebih kompleks, penyandang disabilitas memiliki lebih sedikit kesempatan untuk dipekerjakan," terangnya.

Berikut upaya Kemnaker ciptakan pasar kerja bagi penyandang disabilitas:

  • Memperkuat akses informasi pasar kerja untuk penyandang disabilitas melalui Layanan Informasi Ketenagakerjaan Disabilitas dalam Karier Hub pada Sistem Informasi Ketenagakerjaan (Sisnaker).
  • Memperkuat jejaring informasi pasar kerja melalui integrasi informasi portal website penyedia lowongan penyandang disabilitas, online dengan Disnaker kabupaten/Kota, atau melalui layanan langsung.

"Kemnaker juga melakukan pemberdayaan tenaga kerja penyandang disabilitas melalui program kewirausahaan sebagai bagian dari program perluasan kesempatan kerja," pungkas dia.

(SAW)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id