comscore

Pengguna GoTo Tumbuh 37% Sepanjang 2021

Despian Nurhidayat - 31 Mei 2022 10:09 WIB
Pengguna GoTo Tumbuh 37% Sepanjang 2021
ilustrasi saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk - - Foto: dok AFP
Jakarta: PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk mencatatkan pertumbuhan pengguna sebanyak 37 persen secara tahunan (yoy) pada 2021. Itu untuk jumlah pengguna yang bertransaksi dalam setahun (annual transacting users) di kedua platform Gojek dan Tokopedia.
 
Lalu, pada 2021, nilai transaksi bruto (GTV) GoTo juga tumbuh 40 persen (yoy) atau mencapai Rp461,6 triliun. Pendapatan bruto tumbuh 44 persen (yoy) menjadi Rp17,0 triliun dan rugi EBITDA yang disesuaikan menjadi Rp16,2 triliun, dibandingkan kerugian pada 2020 sebesar Rp13,0 triliun.
 
Sepanjang kuartal I-2021, GoTo mencatatkan kerugian Rp1,9 triliun yang disebabkan dua hal. Rinciannya, upaya menghemat modal jelang kombinasi Gojek dan Tokopedia, sehingga perusahaan dapat melakukan investasi lintas platform.

Tepatnya, setelah terbentuknya GoTo dan reservasi modal dikarenakan dampak pandemi covid-19, yang membatasi aktivitas dan mobilitas masyarakat.
CEO Grup GoTo Andre Soelistyo menjelaskan pada 2021, pihaknya telah menjalankan rencana bisnis dengan baik. Sehingga, mampu menghasilkan pertumbuhan di setiap lini bisnis dan peningkatan margin secara keseluruhan.

"Pembentukan GoTo, dari kombinasi Gojek dan Tokopedia, menempatkan kami dalam posisi yang lebih baik untuk melayani konsumen," papar Andre dalam konferensi pers virtual, dikutip Selasa, 31 Mei 2022.

"Kami semakin memperdalam integrasi bisnis perusahaan dan mampu meningkatkan efisiensi operasional. Serta, menghadirkan peluang bisnis dengan pendekatan multiplatform," imbuhnya.


Adapun pada kuartal I-2022, GoTo mencatatkan pertumbuhan GTV sebesar 46 persen (yoy) atau Rp140 triliun, pendapatan bruto tumbuh 53 persen (yoy) atau Rp5,2 triliun. Lalu, rugi EBITDA yang disesuaikan turun 14 basis poin menjadi Rp5,4 triliun, dibandingkan kuartal sebelumnya sebesar Rp6,2 triliun.

Pihaknya terus mendorong berbagai inisiatif dan menggunakan keunggulan kompetitif dengan ekosistem yang dimiliki perusahaan. Sekaligus, memaksimalkan potensi pertumbuhan di Indonesia dan Asia Tenggara.

"Dengan semakin longgarnya kegiatan masyarakat, integrasi produk akan terus dilakukan. Untuk memastikan GoTo mampu melayani pertumbuhan kebutuhan dan jumlah pengguna kami di layanan on demand, e-commerce, dan financial technology," jelas Andre.


(Des)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id