Digitalisasi Bantu Masyarakat Desa yang Belum Akses Perbankan

    Ade Hapsari Lestarini - 11 Oktober 2021 22:38 WIB
    Digitalisasi Bantu Masyarakat Desa yang Belum Akses Perbankan
    Foto: Grafis Medcom.id



    Jakarta: Inklusi keuangan berperan penting untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi covid-19. Hal ini juga menjadi solusi bagi masyarakat pedesaan yang belum terjamah akses perbankan.

    Presiden Direktur Emporia Digital Raya Paulinus Koesoemo mengatakan pihaknya gencar menyasar masyarakat desa yang belum mendapat akses perbankan agar mereka mendapatkan pemasukan tambahan.

     



    "Kita bawa suatu ekosistem ke desa, yakni ada sinergi antara user dan pengguna yang kita sebut mitra. Sering kita dengar ada masyarakat unbanked, orang yang belum punya rekening, teman-teman di desa, kita masuk ke area-area itu," ujar Paulinus kepada Medcom.id.

    Dia menceritakan, berdasarkan pantauannya di lapangan, saat ini masyarakat desa sudah memahami teknologi. Contohnya, banyak yang sudah memiliki telepon selular alias handphone.

    "Sekarang teman-teman di desa ada yang punya handphone, jadi kita utilize HP mereka untuk install aplikasi, tapi lebih bersifat produktif untuk memberikan income tambahan ke mereka melalui HP yang ada. Itu value proposition yang kita punya, di dalamnya ada financial inclusion juga, ada peer to peer, payment, itu yang akan kita bawa ke desa," paparnya.

    Oleh karena itu, lanjut dia, anak usaha PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC) tersebut fokus mendigitalisasi rural area. Hal ini dilakukan untuk menyasar masyarakat desa yang belum punya kesempatan menjangkau bank.

    "Dia hidup di daerah, di desa, pedesaan, sama, tapi mereka punya handphone. Salah satunya juga, kebanyakan dari mereka mengirimkan anaknya untuk jadi TKI di luar, jadi itu yang kita sasar. Pada dasarnya bagaimana caranya mendigitalisasi rural area, itu target kita," tambahnya.

    Berangkat dari target tersebut, EDR menciptakan aplikasi ekosistem yakni IKI Mitra sebagai solusinya. Dia mencontohkan aplikasi ini serupa Mitra Tokopedia atau Brilink.

    "IKI Mitra seperti itu yang dipakai untuk warung-warung, toko, koperasi, BUMDes, institusi yang ada di desa, untuk mendapatkan income tambahan agar dapat berjualan di sekelilingnya. Berjualan digital produk, bisa memberikan pinjaman juga, bisa mengirimkan uang, juga bisa menerima QRIS," paparnya.

    "Kita cari mitra untuk berjualan dengan menyasar teman-teman yang ada di desa. Kita fokus pada IKI Mitra dengan menggandeng mitra-mitra. Mereka yang belum mendapatkan akses perbankan, kita buatkan, untuk pembayaran dan lain-lain," jelasnya.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id