Atasi Pengangguran, Startup Edukasi Teknologi Ekspansi di Asia Pasifik

    Ade Hapsari Lestarini - 21 Januari 2021 18:46 WIB
    Atasi Pengangguran, <i>Startup</i> Edukasi Teknologi Ekspansi di Asia Pasifik
    CEO Upgrad Zubin Gandevia. Foto: dok Upgrad.



    Jakarta: Perusahaan rintisan (startup) teknologi pendidikan (education technology/edtech), upGrad, menargetkan ekspansi agresif di Asia Pasifik.

    Secara global, perusahaan akan mengembangkan operasinya di Asia Pasifik. Serta membawa pendekatan yang efektif dalam menjembatani kesenjangan keterampilan. Upgrad pun telah berhasil membantu satu juta orang.






    Sejalan dengan itu, perusahaan asal India ini menunjuk mantan pimpinan Disney, Zubin Gandevia sebagai CEO Asia Pasifik. Zubin sebelumnya menjabat sebagai Presiden di Fox Network Group Asia (bagian dari Walt Disney Co.) untuk Asia Pasifik dan Timur Tengah.

    "Zubin memiliki rekam jejak yang sangat cemerlang dalam memulai dan mengembangkan bisnis hingga berhasil. Setelah berhasil membangun perusahaan edtech terpercaya di India, kini kami siap memperluas jangkauan agar kami bisa memberikan dukungan bagi lebih banyak orang dalam membangun karier untuk masa depan mereka," ujar Co-Founder & Chairman upGrad Ronnie Screwvala, dalam keterangan resminya, Kamis, 21 Januari 2021.

    Zubin akan memimpin rencana ekspansi upGrad di seluruh Asia Pasifik dalam upaya meningkatkan kualitas keterampilan para profesional dan menjawab tantangan yang dihadapi oleh banyak negara di kawasan ini.

    Melalui kemitraan dengan pemerintah, universitas, dan perusahaan, upGrad akan meluncurkan program-program online yang disesuaikan dengan konten lokal guna membantu perkembangan karier ribuan orang.

    Hal ini seiring dengan upaya negara-negara di kawasan ini untuk maju di era digital dan industri 4.0 dalam mengatasi meningkatnya tingkat pengangguran.

    "Sebagaimana diprediksi oleh World Economic Forum (WEF), sekitar 85 juta orang akan kehilangan pekerjaan pada 2025. Sementara itu, pada waktu yang bersamaan, 97 juta pekerjaan baru yang membutuhkan keterampilan yang sangat berbeda akan diciptakan. Jika kita tidak sanggup memperbarui keterampilan orang dengan cepat dan dalam skala besar, jutaan orang berpotensi akan kehilangan pekerjaan," jelas Zubin.

    Oleh karena itu, dibutuhkan teknologi dan pendekatan baru dalam kemitraan antara pemerintah, industri, dan akademisi, jika kita ingin menjawab tantangan ini secara langsung, serta mengubah hidup jutaan orang menjadi lebih baik.

    "Hal yang paling menarik dari upGrad bagi saya adalah pendekatan kewirausahaan perusahaan dan pengabdian luar biasa dalam membuat pengalaman belajar yang lebih kreatif, terhubung, interaktif, dan imersif, sama halnya di dunia entertainment," pungkasnya.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id