Pelita Samudera Shipping Raih Pertumbuhan Positif di Awal Kuartal IV

    Husen Miftahudin - 28 November 2019 17:17 WIB
    Pelita Samudera Shipping Raih Pertumbuhan Positif di Awal Kuartal IV
    Ilustrasi. FOTO: AFP.
    Jakarta: PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) mencetak kenaikan laba bruto sebesar 25 persen per 31 Oktober 2019 menjadi USD16,1 juta dari USD12,9 juta di periode yang sama tahun lalu.

    "Dengan fokus perusahaan di 2019 memperluas pangsa pasar, ekspansi armada di kapal kargo curah (motor vessel/MV) dan Kapal Tunda dan Tongkang (TNB) juga peningkatan profitabilitas margin, perseroan optimistis target 2019 akan tercapai," kata Sekretaris Perusahaan PSSI Imelda Agustina Kiagoes dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 28 November 2019.

    Selain kenaikan laba bruto, PSSI juga mencatatkan pertumbuhan pada pendapatan sewa berjangka (time charter) sebesar 253 persen per 31 Oktober 2019. Raihan ini menunjang kenaikan pendapatan perseroan sebesar 22 persen menjadi USD62,7 juta dari USD51,3 juta per 31 Oktober 2018.

    "Kenaikan pendapatan sewa berjangka tertinggi dari segmen MV, diikuti segmen Floating Loading Facility (FLF) dan TNB," bebernya.

    Lini bisnis TNB menyumbang 50 persen dari Total EBITDA, diikuti FLF sebesar 32 persen dan lini bisnis MV sebesar 18 persen. Sampai dengan Oktober 2019, komposisi kontrak jangka panjang untuk FLF sudah mencapai 90 persen dan 10 persen spot basis. Sedangkan kontrak jangka panjang untuk TNB mencapai 75 persen dan 25 persen spot basis.

    Imelda menambahkan, perseroan telah membelanjakan USD45,8 juta sampai dengan Oktober 2019 dari total target anggaran belanja modal (capex) 2019 sebesar USD61,3 juta. Realisasi capex sebesar 75 persen ini sebagian besar untuk pembelian empat unit kapal MV, satu unit tugboat, dan dua unit tongkang sebagai bagian dari program ekspansi armada.

    "Perseroan mencatat peningkatan aset sebesar 28 persen menjadi USD140,6 juta per 31 Oktober 2019 dari USD110,1 juta per 31 Desember 2018," urai Imelda.

    Terdapat keuntungan penjualan satu FLF di September 2018 sebesar USD7,6 juta yang berkontribusi terhadap tingginya laba bersih sebesar 19 persen per Oktober 2019 dibandingkan Oktober 2018. Laba Bersih per 31 Oktober 2019 sebesar USD9,2 juta.

    Imelda memastikan kinerja operasional PSSI tetap solid di samping ekspansi armada yang berkelanjutan. Perseroan juga terus berinisiatif dalam memonitor penghematan biaya, di antaranya perbaikan dan pemeliharaan kapal (docking) yang dapat diselesaikan dalam waktu yang lebih cepat dari yang ditargetkan. Utilisasi kapal yang tinggi di rata-rata 94 persen sampai akhir Oktober 2019.

    Kemudian, struktur permodalan terjaga dengan baik, rasio utang terhadap aset (debt to asset ratio) dan rasio utang terhadap ekuitas (debt to equity ratio) sebesar 30 persen dan 50 persen per 31 Oktober 2019, sedikit mengalami kenaikan dari periode yang sama tahun lalu, dengan adanya pinjaman bank dari Citibank dan ICICI yang sebagian besar digunakan untuk ekspansi armada kapal.

    Sementara current ratio mengalami penurunan menjadi 0,81 dari 2,22 dengan adanya pembayaran armada MV dan pinjaman bank jangka pendek dari Citibank. Jumlah Ekuitas meningkat sebesar 18 persen per 31 Oktober 2019 menjadi USD84,6 juta dari USD71,7 juta per 31 Desember 2018 dengan kenaikan saldo laba (retained earnings) sebesar 30 persen, kenaikan modal saham, dan tambahan modal disetor masing-masing sebesar 6 persen dan 144 persen.

    "Ekspansi armada berkelanjutan akan membantu PSSI untuk mencapai target pertumbuhan organik sebesar 20 persen sampai 25 persen di 2019," tutup Imelda.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id