Rupiah Melemah, Indonesia Bisa Genjot Ekspor

Dian Ihsan Siregar - 13 Maret 2018 19:58 wib
Rupiah. ANT/Yudhi Mahatma.
Rupiah. ANT/Yudhi Mahatma.

Jakarta: ‎Pergerakan mata uang rupiah terhadap dolar AS (USD) terus melemah pada penutupan perdagangan hari ini. Pelemahan yang terjadi karena faktor eksternal dari Amerika Serikat, bukan datang dari internal dalam negeri.

Meskipun diprediksi pelemahan rupiah akan terus terjadi Analis Forex Time Lukman Otunuga menyatakan, masih ada peluang menarik yang dapat diambil, seperti menggenjot ekspor untuk sektor komoditas yang sangat melimpah di Indonesia.

"Mengingat melemahnya rupiah investasi di Indonesia bagus lakukan riset tapi Indonesia unggul di komoditas sawit tembaga timah. Dengan melemahnya rupiah ekspor komoditas menjadi lebih menarik," kata ‎Lukman, saat berbincang santai dengan media di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat, Selasa, 13 Maret 2018.

Dari sisi lain, bilang dia, pelemahan rupiah yang terjadi juga akan distabilkan oleh pemerintah lewat Bank Indonesia (BI), dengan ‎menahan suku bunga yang masih di level 4,25 persen. Sehingga kondisi pasar tak terlalu bergejolak.

"BI pertahankan keadaan yang ada terutama yang masih bagus seperti tingkat suku bunga BI sebesar 4,25 persen dan sudah dinyatakan ke publik mereka menginginkan stabilitas pasar," jelas Lukman.

Walaupun posisi rupiah yang melemah, dia melihat, negeri Indonesia masih menjadi perhatian investor, terutama yang datang dari luar. Hal itu karena sektor infrastruktur sedang digenjot oleh pemerintah. Dana pembangunan sektor ini datang dari dana belanja pemerintah.

"Proyeksi naik terus. Lebih mencerminkan kepercayaan pasar terhadap ekonomi Indonesia. Melihat naiknya belanja pemerintah dan naiknya investasi Indonesia. Maka mereka memandang Indonesia masih positif," tutur Lukman.



(SAW)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.